Media Center, Jumat ( 14/07 ) Maraknya isu terkait adanya rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2017 ini yang telah merebak di masyarakat, ditepis oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.
"Hingga saat ini BKPSDM Kabupaten Sumenep belum menerima informasi secara resmi dari pemerintah pusat mengenai adanya rekrutmen CPNS. Yang ada justru informasi di media sosial,"terang Kepala BKPSDM Sumenep, Titik Suryati, Jumat (14/07).
Menurutnya, biasanya jika ada formasi rekrutmen CPNS, semua Kepala BKD atau BKSDM Daerah akan diundang ke Jakarta dalam rangka pemberitahuan hal tersebut, termasuk formasi apa saja, dan pembagian formasinya per-daerah. Misalnya untuk Provinsi Jawa Timur mendapatkan jatah berapa, kemudian dibagi terhadap 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
"Tapi sampai sekarang semua itu belum ada. Jadi, kami tidak berani memastikan ada tidaknya rekrutmen CPNS di Sumenep pada tahun ini, tunggu saja informasi resminya,” tuturnya.
Akan tetapi Yatik mengungkapkan, pihaknya pernah diminta oleh pemerintah pusat untuk menyerahkan kebutuhan CPNS 5 tahun ke depan dan rencana kebutuhan CPNS yang sifatnya prioritas.
“Data itu sudah kami serahkan ke pusat. Untuk rencana kebutuhan CPNS prioritas sekitar 300 hingga 400 yang kami ajukan, meliputi untuk formasi tenaga pendidikan di bidang guru, dan tenaga teknis bangunan jembatan,”pungkasnya. ( Nita, Esha )