News Room, Jum’at ( 29/08 ) Pertengahan Agustus lalu, pakar motor bakar Teknik Mesin ITS, Joko Sungkono menyatakan, bahwa teknik Water for Gas, sebuah cara untuk menghemat bahan bakar kendaraan dinas yang diterapkan Pemprov Jatim sebagai teknologi yang sederhana dan aman. Hal yang sama juga akan diterapkan di Kabupaten Sumenep. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM, saat mencanangkan “Gerakan Hemat Energi†bersamaan dengan kegiatan “Jumat Bersih†di halaman Kantor Bupati, Jum’at pagi tadi (29/08). Bupati mengatakan, dengan dicanangkannya gerakan hemat energi tersebut, Pemkab Sumenep berinisiatif menggunakan pula teknologi Water for Gas, sebagai upaya menghemat penggunaan BBM. Sebagai langkah awal, Pemkab akan memanfaatkan teknologi tersebut pada mobil dinas Pemkab. “Ini perlu dikampanyekan. Water for Gas tersebut nantinya akan dipasang di mobil-mobil dinas Pemkab. Ini sudah saya buktikan. Dengan alat ini, kita bisa menghemat BBM dalam kisaran 30 hingga 50 persen, dibandingkan dengan pemakaian normal,†tegas Bupati. Selain hemat BBM kata Bupati, masyarakat juga dihimbau untuk hemat energi listrik. Sesuai himbauan pemerintah pusat agar penggunaan listrik di lembaga-lembaga pemerintah dan masyarakat bisa digunakan sehemat mungkin, terutama penggunaan AC dan alat-alat listrik lainnya. ( Gun, Adjie )