News Room, Senin ( 27/12 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, mendapat bantuan sebanyak 5.000 masker dari Pemerintan Provinsi (Pemprop) Jawa Timur. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, dr. H. Dzulkifli Mahmudz, M.Si menjelaskan, sejak munculnya hujan debu yang melanda wilayah Sumenep, pihaknya langsung mengajukan permintaan bantuan masker ke Dinkes Pemprop Jatim. “Alhamdulillah, permintaan itu disetujui. Insya Allah, kami akan memperoleh bantuan 5.000 masker. Saat ini, bantuan tersebut sudah tiba di Sumenep,”kata dr. H. Kifli, pada wartawan dikantornya, Selasa (28/12). dr. H. Kifli mengungkapkan, ribuan masker itu nantinya akan diberikan secara cuma-cuma pada warga yang terkena hujan debu, sebagai imbas letusan gunung Bromo, Probolinggo. “Namun, masker tersebut diprioritaskan bagi warga yang mengidap penyakit gangguan pernafasan, seperti halnya asma dan alergi debu,”ujarnya. Penggunaan masker itu, kata dr. H. Kifli, saat ini perlu dilakukan, karena debu tersebut bisa merusak kesehatan. “Nah, bagi warga yang kesulitan mendapat masker, ketika bepergian sebaiknya memakai kain halus untuk menutupi hidung dan mulut, dengan cara dibasahi terlebih dahulu. Itu merupakan langkah praktis,”ungkapnya. Sebelumnya, hujan debu mulai melanda wilayah Kabupaten Sumenep, sejak Kamis (23/12) kemarin. Awalnya, hujan debu itu terjadi di Kepulauan Giliraja, namun saat ini hujan debu sudah melanda seluruh wilayah daratan Kabupaten Sumenep. ( Nita, Esha )