Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-06-2020
  • 663 Kali

Pemkab Sumenep Lakukan Kajian Kecamatan Sebagai Kota Baru

Media Center, Selasa ( 09/06 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep sedang melakukan kajian atau studi kelayakan tentang pengembangan kawasan kota baru di kecamatan, sebagai salah satu langkah untuk menata tatanan ruang seperti fasilitas pelayanan, ekonomi dan sosial budaya.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, pihak terkait dalam mengkaji atau melakukan studi kelayakan untuk menetapkan kecamatan sebagai kota baru tidak hanya dipusatkan di satu kecamatan saja, tetapi sebaiknya melibatkan beberapa kecamatan di Kabupaten Sumenep.

“Saya harapkan kajian rencana kawasan kota baru tidak harus di satu kecamatan saja, tetapi lakukan kajian di beberapa kecamatan agar mempunyai pandangan atau pertimbangan dari berbagai sisi,” ungkapnya di acara Kajian Perencanaan Kota Baru Kabupaten Sumenep di Kantor Bupati, Selasa (09/06/2020).

Diharapkan pihak terkait dalam mengambil keputusan untuk menetapkan kecamatan layak sebagai pengembangan kota baru harus tergolong strategis,  seperti mendorong adanya pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Perencanaan Kota Baru salah satunya menghidupkan pertumbuhan ekonomi melalui aspek-aspek pembangunan di Kecamatan,” imbuh Bupati dua periode ini.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH mengungkapkan, pihak terkait dalam merencanakan kota baru harus memiliki konsep yang jelas dan terarah, sehingga kecamatan yang dijadikan kota baru mampu berkembang dengan baik.

“Konsep kecamatan sebagai kota baru arahnya harus jelas agar tercipta suasana yang nyaman, berkelanjutan dan memiliki fungsi, dalam rangka meningkatkan kegiatan di kawasan itu, supaya berdampak positif pada masyarakat,” tandasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) di kajian Perencanaan Kota Baru Kabupaten Sumenep selain dihadiri Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Ir. Edy Rasiyadi, M.Si juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kegiatan ini sebagai awal rencana kota baru untuk mendapatkan masukan dari OPD terkait, dan direncanakan selama tiga bulan ke depan ada pertemuan untuk membahas awal masterplan-nya,” pungkas Kepala Bapedda Kabupaten Sumenep, Drs. H. Yayak Nurwahyudi, M.Si. ( Yasik,  Fer )