Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-02-2009
  • 1407 Kali

Pemkab Sumenep Musnahkan 6 Merek Air Minum Kemasan

News Room, Senin ( 16/02 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep memusnahkan air minum dalam kemasan berbagai merek milik PT. Gunung Arta Manunggal yang berlokasi di Kecamatan Saronggi, Senin (16/02). Melalui Tim Perijinan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Dinas Kesehatan memusnakan sebanyak 5.247 karton air minum dalam kemasan. Sekretaris Tim Perijinan Pemerintah Kabupaten Sumenep, H. Achmad Sadik, S.Sos mengatakan, kegiatan itu sebagai tindak lanjut rekomendasi Balai Besar POM Surabaya, untuk memusnahkan produksi air minum dalam kemasan perusahaan yang bersangkutan. Balai Besar POM Surabaya menyerukan melakukan pemusnahan, alasannya, proses produksi air dalam kemasan tersebut melanggar aturan. ”Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penelitian Balai Besar POM Surabaya, pelanggarannya adalah, ketika memproses air minuman, kondisi perusahaan belum sempurna, selain itu lebel kemasan airnya berasal dari Pandaan, tapi kenyataannya airnya dari Sumenep,”tegasnya. Ditempat yang sama Kasie Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Siti Diana Hariany menyatakan, pemusnahan air minum dalam kemasan PT. Gunung Arta Manunggal itu sebenarnya sudah berlangusng 2 kali. Pelaksanaan yang pertama pada bulan September 2008, sementara yang kedua kalinya pada bulan ini sebanyak 6 merek, yakni air miunum dalam kemasan merek DAI, CERIA, VITO, PALM, GLORIA, EQUAL. ’’Kandungan air minum dalam kemasan merek tersebut masih ada molekul, dan airnya sedikit keruh, makanya Balai Besar POM menyegel dan memerintahkan untuk dimusnahkan,”katanya. Siti Diana Hariany berharap perusahaan memperbaiki hasil produksinya, agar masyarakat yang mengkomsumsi terjamin dari segi kesehatan. Sementara itu Penanggung Jawab Perusahaan, Edi Purwanto menuturkan, pemusnahan kali ini merupakan konsekwensi atas kesalahan perusahaan, namun pihaknya berjanji, produksi selanjutnya tidak akan ada masalah. Perusahaan sudah memiliki ijin merek dagang resmi untuk memproduksi air mineral dalam kemasan. ’’Kita sudah mendapat merak dagang dari Jakarta yang diperlukan,”katanya. Edi Purwanto menambahkan, pemunashan ribuan karton, termasuk air minum dalam kemasan yang beradar di pasaran. Terkiat dengan air untuk produksinya memaksimalkan air lokal, namun jika tidak mencukupi, akan disuplay dari Pandaan. ( Yasik, Esha )