Sumenep-Infokom News Room : Pemerintah Kabupaten Sumenep, Kamis (11/11) di Gedung Korpri Sumenep, menyalurkan zakat fitrah, infak dan sadakoh tahun 2004. Namun dalam pengumpulan zakat fitrah kali ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Menyikapi fenomena itu Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM dalam sambutannya menjelaskan, naik turunnya anggaran zakat fitrah, infak, dan sadokah yang berasal dari kalangan PNS Pemkab Sumenep, sejatinya merupakan sesuatu hal yang sangat wajar, akan tetapi sesungguhnya meski untuk berzakat fitrah, meraka memberikan secara sukarela dan tidak ada unsur paksaan, namun alangkah bijaksananya sebagai aparatur pemerintah untuk meningkatkan rasa kesadaran, bahwa sebagai makluk sosial, sepantasnya bagi mereka yang mampu melakukan perbuatan sosial, utamanya membantu bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Hingga akhirnya melahirkan kesadaran dalam diri, bahwa sebagai seorang yang beragama, memiliki kewajiban membantu kaum duafa. Selian itu kata Bupati, pentingnya Zakat Fitrah itu, agar aparatur pemerintah menyadari bahwa kekayaan yang dimiliki, sebenarnya sebagain harta tersebut merupakan bagian dari masyarakat fakir miskin. Sementara itu Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sumenep, Drs. H. Kurniadi Wijaya, M.Si menjelaskan, pengumpulkan zakat fitrah berupa beras sebanyak 9,2 ton beras. Zakat fitrah tersebut berasal dari para karyawan atau PNS di seluruh instansi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Bahkan dari sejumlah Kecamatan di Kabupaten Sumenep juga menyumbangkan dana untuk kepentingan zakat fitrah. Kurniadi Wijaya mengatakan, beras zakat fitrah akan diserahkan kepada fakir miskin dibeberapa daerah di Kabupaten Sumenep. Penyaluran zakat fitrah itu menurut Kurnidi, dipasrahkan kepada sejumlah LSM, organisasi Islam dan organisasi wanita serta sejumlah langgar dan masjid. Lebih jauh Kurniadi menerangkan, hasil pengumpulan dana zakat fitrah pada tahun ini mengalami penurunan dibanding pada tahun yang lalu. Pada tahun sebelumnya panitia hari besar Islam Kabupaten Sumenep berhasil mengumpulkan dana ZIS sebesar Rp. 29 juta rupiah lebih, sedangkan tahun ini hanya mengumpulkan Rp. 23 juta rupiah lebih. ( Yasik, Esha )