Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-07-2009
  • 455 Kali

Pemuda Harus Miliki Naluri Dan Jiwa Wira Usaha

News Room, Senin ( 13/07 ) Pelatihan Pembinaan Jiwa Wira Usaha Pemuda sebagai sarana untuk memotivasi generasi muda dalam berkiprah dan memiliki semangat sebagai bekal untuk melakukan sebuah usaha. Sebab, selama ini masih banyak pemuda yang pesimis dengan kondisi yang kurang beruntung mendapat pekerjaan yang dianggapnya tidak layak dengan disiplin ilmu yang dimiliki. Disamping itu juga masih bergantungnya terhadap pekerjaan pemerintah misalnya sebagai PNS dan sebagainya. Padahal menurut Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. H. Moh Nasir, MM, pola pikir seperti itu akan merugikan diri dan masyarakat. Sementara peluang usaha diluar masih banyak. Salah satunya dengan lebih menekuni bekal keterampilan yang dimiliki serta menjalankan usaha secara mandiri dan kelompok. Karena itu pihaknya berpikir untuk melaksanakan pelatihan dan pembinaan Jiwa wira usaha bagi pemuda di Sumenep, disamping untuk memberikan semangat juga masukan bagaimana memulai dan mencari peluang usaha yang ada. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumenep, Syamsul Ma'arif yang juga menjadi nara sumber kegiatan pelatihan dan pembinaan jiwa wira usaha bagi pemuda yang dilaksanakan Dibudparpora Sumenep sejak 11 hingga 12 Juli 2009 kemarin di Hotel Utami Sumekar Sumenep, berharap pemuda harus selalu memiliki naluri wira usaha dan semangat kemandirian. Sebab, diera globalisasi saat ini, peluang usaha sebenarnya cukup banyak. Namun, masyarakat sendiri yang kurang memanfaatkan peluang itu sendiri. "Sebenarnya potensi di Kabupaten Sumenep yang memiliki banyak sumber daya alamnya merupakan kekayaan yang belum tergali. Padahal, jika kekayaan itu benar-benar dikelola dan dikembangkan dengan baik, akan menghasilkan sebuah usaha yang luar biasa,"ujar Syamsul Ma'arif. Disamping itu juga tegas Syamsul, keterlibatan semua pihak, baik pemerintah maupun elemen pengusaha dan pemilik kebijakan lainnya, perlu memberikan porsi bagi generasi muda untuk berkarya dan mengangkat tarap kehidupan masyarakat melalui berbagai usaha potensi daerah yang ada. Tidak hanya sekedar memberikan pelatihan kemudian ditinggal, namun perlu juga ditampung aspirasi dan keinginan pemuda untuk lebih berkarya menghasilkan pundi-pundi keuntungan serta prospek cerah dimasa mendatang. Sementara salah seorang peserta pelatihan, Sunnaini (25) warga Desa Romben Guna Kecamatan Dungkek mengaku dengan bekal pembinaan dan pelatihan jiwa wira usaha pemuda, dapat menambah wawasan dan semangat kewirausahaan yang selama ini sebanrnya sudah ada, Namun belum mengetahui cara pengembangannya. "Setelah mendapat bimbingan, kami tertarik dengan tawaran untuk bekerja sama dengan pihak perbankan, sebab selama ini kami masih sangat awam soal perbankan yang ternyata juga memiliki program untuk mengembangkan usaha rakyat memlalui pemberian modal usaha,"ujar Sunnaini.( Ren, Esha )