News Room, Kamis ( 24/07 ) Dilaksanakannya pelatihan pembangunan terhadap seratus pemuda se Kabupaten Sumenep direspon positif salah seorang konsultan program penanggulangan kemiskinan perkotaan (P2KP) Kabupaten Sumenep, Nurul Kamil, SE, MH. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah memberi peluang besar terhadap pemuda di Sumenep untuk mengembangkan potensi ilmu yang dimiliki, sehingga dapat lebih berperan aktif sebagai kader pembangunan di daerahnya. Hal tersebut dalam penilaian Nurul Kamil, merupakan terobosan baru yang memang diharapkan para pemuda di Sumenep, sehingga ketika dalam proses melakukan pendampingan terhadap program berbagai pembangunan di Sumenep, sudah memiliki bahan materi yang dimiliki. “Para pemuda itu nantinya memang diharapkan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang siap mendampingi masyarakat. Karena pemuda merupakan bibit pembangunan masa depan,â€Âungkapnya. Sebab dalam praktek pelaksanaan, pembangunan di Sumenep yang paling utama yakni pemberdayaan masyarakat. Karena itu para pemuda yang sudah memiliki spesifikasi bidang ilmu serta on job training nantinya ketika turun kelapangan lebih spesifik akan mampu melaksanakan ilmu di bidangnya masing-masing. Sementara Kepala Bappeda Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si dalam mempersiapkan pendamping terhadap program pembangunan di Sumenep akan memilih para pemuda sarjana dari sekitar 20 bidang disiplin ilmu yang ada, ternyata direspon baik oleh para pemuda di Sumenep. Terbukti, dari sekitar 150 lebih pendaftar yang akhirnya dipilih 100 orang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Sebab nantinya mereka diharapkan akan mampu mendampingi berbagai program pembangunan yang banyak dilaksanakan di Sumenep sesuai bidang ilmu yang dimiliki. ( Ren, Esha )