Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-11-2012
  • 642 Kali

Pencapaian Perekaman e-KTP Di Sumenep Masih 79 Persen

News Room, Selasa ( 06/11 ) Pencapaian perekaman data elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) di Kabupaten Sumenep, awal Nopember 2012, masih 79 persen. Padahal, target penyelesaian perekaman data tersebut, sampai tanggal 31 Oktober 2012 kemarin. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si menjelaskan, meski sudah melebihi target penyelesaian pencapaian e-KTP, namun petugas lapangan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), sampai saat ini masih melakukan perekaman data bagi warga wajib KTP, utamanya masyarakat yang tinggal didaerah terpencil di wilayah kepulauan. “Itu terlihat ketika kami melakukan kunjungan ke daerah kepulauan Sumenep, sejak tanggal 2 hingga 5 Nopember 2012, petugas Dispendukcapil ikut rombongan sambil melaksanakan perekaman data e-KTP,”kata Bupati Sumenep, Selasa (06/11). Menurut Bupati, ada 2 hal yang menjadi kendala terberat dalam pencapaian perekaman data e-KTP tersebut. Karena letak geografis Kabupaten Sumenep, yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan. “Tantangan geografis ini merupakan kendala pertama dan terberat untuk mencapai perekaman data e-KTP hingga 100 persen. Kedua, banyak warga Sumenep yang merantau ke luar negeri menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI), seperti Malaysia, sehingga sulit untuk didata dan mendapat e-KTP,”terangnya. Dengan kendala itu, Bupati menyangsikan perekaman data e-KTP di Sumenep bagi 850.622 orang wajib KTP, bisa tercover seluruhnya. “Bisa saja, ketika pelaksanaan perekaman data e-KTP selesai, jumlah warga wajib KTP Sumenep pada tahun 2012 akan berkurang dari tahun kemarin. Karena, tidak mungkin warga Sumenep memiliki KTP ganda ketika sudah menjalani perekaman data e-KTP,”ungkapnya. Bupati mengungkapkan, ketika hasil perekaman data e-KTP diketahui warga Sumenep tidak mencapai 1 juta, akan berdampak pada jumlah anggota dewan. “Kalau ternyata memang warga ber-KTP di Sumenep tidak sampai 1 juta dari hasil perekaman data e-KTP itu, maka jumlah anggota DPRD yang semula diperkirakan sebanyak 50 orang, akan tetap 45 orang. Tapi, kita lihat saja hasil akhir perekaman data e-KTP sampai akhir Desember 2012,”pungkasnya. ( Nita, Esha )