News Room, Jumat ( 05/02 ) Warga masyarakat yang positif menderita demam berdarah sejak awal bulan Januari hingga Pebruari 2010 ini, angkanya mencapai ratusan penderita yang tersebar di sejumlah Kecamatan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Susianto, M.Si mengatakan, warga masyarakat yang menderita demam berdarah hingga tanggal 05 Pebruari 2010 jumlahnya sebanyak 122 orang, dan mereka saat ini sedang mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Daerah Dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Sebanyak 122 orang penderita demam berdarah berasal dari sejumlah Kecamatan wilayah daratan, diantaranya Kecamatan Kota Sumenep, Saronggi, Lenteng, Batang-Batang, Manding, Ambunten dan Kecamatan Dungkek. â€ÂDari 7 Kecamatan itu, penderita demam berdarah tertinggi, yakni di Kecamatan Kota Sumenep 45 orang, Kecamatan Saronggi dan Lenteng sebanyak 8 orang, serta Kecamatan yang lain rata-rata sebanyak 1 hingga 6 orang penderita,â€Âtegasnya. dr. Susianto menyatakan, mayoritas penderita demam berdarah usia anak-anak, namun juga ada sebagian penderita dari kalangan orang tua. Hingga detik ini, penderita demam berdarah itu tidak satupun yang meninggal dunia, karena itu pihaknya berharap wrga masyarakat semakin giat melakukan gerakan menguras, mengubur dan menututup (3-M), demi menciptakan kebersihan lingkungan. â€ÂHanya dengan kegiatan itu (3-M) yang sangat efektif untuk memberantas sarang nyamuk demam berdarah hingga ke jentik nyamuk, dari pada dengan penyemprotan. Sebab, penyemprotan sebatas membunuh induk nyamuk saja, tidak sampai ke jentik nyamuknya,â€Âungkapnya. ( Yasik, Esha )