Saronggi-Kominfo News Room : Pendidikan merupakan amanah yang dilaksanakan secara proporsional dengan penuh tanggung jawab oleh para guru dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yaitu manusia yang cerdas, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahkan pihaknya tidak menginginkan jika ada siswa berhenti sekolah karena alasan faktor orang tua yang tidak mampu. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si didepan para Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Dasar se Kecamatan Saronggi dalam rangka pembinaan sekaligus membuka Pelatihan SI, SKL, dan KTSP bagi jajaran pendidikan sekolah dasar, berlangsung Senin (04/12) di SDN Saroka I Kecamatan Saronggi. Agar supaya menjadi ilmu yang bermanfaat terhadap anak didik, H. Moh. Rais mengharapkan kepada para pendidik untuk meluruskan niat sebagai guru sesuai dengan KBM yang sudah menjadi pakem, solidaritas dan komitmen yang kuat dalam mengembangkan anak didik, supaya menjadi manusia yang baik, jujur, kreatif, toleransi, hormat, mencintai Sang Pencipta dan seluruh ciptaan-Nya. Sementara Ketua Panitia Pelatihan, Drs. Achmad Duki mengatakan, pelatihan di lingkungan UPTD Pendidikan Kecamatan Saronggi ini diikuti sebanyak 291 orang yang terdiri dari unsur Kepala Sekolah dan Guru SD, dilaksanakan secara bertahap, yakni gelombang I tanggal 4-7 Desember 2006 bagi guru kelas IV, V, dan VI, sedangkan untuk gelombang II berlangsung tanggal 11-14 Desember 2006 bagi guru kelas I, II, dan III dengan sumber dana swadaya murni dari sekolah se Kecamatan Saronggi. Ditempat yang sama Camat Saronggi, R. Suwandi Insyaidari, S.Sos dan Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Saronggi, Drs. H. Achmad Moekri meyampaikan sekitar dan kondisi lembaga SDN, SD Swasta, TK dan SDLB serta perubahan sistem pendidikan. ( JuP-31, Esha )