Sumenep-Kominfo News Room : Pendidikan Nasional ke depan harus mampu menjadi lokomotif perubahan modernisasi bangsa Indonesia sekaligus sebagai pengungkit pembangunan peradaban. Dengan demikian, maka bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berbudaya, cerdas dan mampu bersaing dalam kancah internasional. Demikian sambutan tertulis Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) RI, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA yang dibacakan Gubernur Jawa Timur, H. Imam Utomo saat Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Gedung Negara Grahadi, Jl. Gubernur Suryo Surabaya, Selasa kemarin (02/05). Menurutnya, pendidikan memiliki peran yang strategis bagi terwujudnya masyarakat bangsa dan negara yang berjiwa nasional serta mampu menjawab berbagai tantangan dan perubahan yang terus berlangsung pada semua aspek kehidupan di Indonesia. Dikatakannya, tema hardiknas 2006 “Pendidikan Bermutu Untuk Mewujudkan Insan Indonesia Cerdas dan Kompetitif� merupakan acuan dari spirit yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) RI tahun 2005-2009. Dimana pendidikan nasional memiliki visi dan misi mewujudkan insan Indonesia yang cerdas, kompetitif, berkeadilan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal dan global. �Melalui proses pembangunan pendidikan, kita hendaknya membangun manusia Indonesia seutuhnya sebagai subyek yang bermutu. Membangun manusia Indonesia seutuhnya pada hakekatnya adalah mengembangkan seluruh potensi manusia melalui keseimbangan olah hati, pikir, rasa dan olahraga yang dilakukan seiring dengan pembangunan peradaban bangsa,� tambahnya. Dikatakannya, saat ini masih banyak persoalan pendidikan yang harus diselesaikan bersama, sejalan dengan perkembangan jaman dan tuntutan era global. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya peningkatan pelayanan pendidikan kepada masyarakat sesuai dengan haknya sebagai warga negara baik dalam hal pemerataan kesempatan maupun peningkatan mutu pendidikan. Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, renstra pendidikan tahun 2005-2009 telah menetapkan tiga sasaran pembangunan pendidikan nasional yaitu meningkatnya perluasan dan pemerataan pendidikan, meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan serta meningkatkan tata kepemerintahan, akuntabilitas dan pencitraan publik. ( Info Jtim, Esha )