Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-09-2017
  • 1009 Kali

Pengamat : Kesenian Sintung Berasal Dari Negeri Aceh

Media Center, Kamis ( 07/09 ) Kesenian tradisional Sintung yang kini dilestarikan di Kecamatan Ambunten disebut salah satu pengamat sejarah di Parongpong, Desa Kecer, Kecamatan Dasuk, berasal dari Aceh. Kesenian ini juga hadir secara tidak sengaja, karena terkait dengan peristiwa perang di masa lampau.

“Jadi, kesenian ini bukan diambil atau ditiru, seperti yang dikatakan sebagian pihak, tapi dibawa ke negeri Sumenep,”kata Faiqul Khair, salah satu pengamat sejarah di Parongpong, pada Media Center.

Dulu, salah satu tokoh Sumenep dalam sebuah ekspedisi perang ke Aceh, saat kembali ke Sumenep, menciptakan tradisi ini. Tradisi ini lahir dan berkembang di Parongpong. Lambat laun, tradisi ini keluar dari Parongpong. Tradisi ini berkembang hingga Kecamatan Rubaru dan Ambunten.

Dewasa ini, kesenian Sintung dilestarikan oleh sebagian besar masyarakat di Bumi Kiai Macan alias Raden Demang Singoleksono, alias di Kecamatan Ambunten. Seperti yang diketahui, Sintung mungkin satu-satunya kesenian yang bernafaskan Islam tanpa dicampuri oleh unsur budaya lainnya.

Saat ini, seni ini berpusat di Desa Tambaagung Barat, Kecamatan Ambunten. Sintung merupakan perpaduan yang kompleks dari seni tari, seni musik, dan olah vokal. Pada unsur seni tari, aksi Sintung terlihat dalam gerakan-gerakan dinamis dan memukau hasil modifikasi hadrah, gambus dan rancak. ( M. Farhan, Esha )