Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-01-2013
  • 463 Kali

Penggunaaan BBM Jenis Pertamax Di Sumenep Mulai Meningkat

News Room, Kamis ( 24/01 ) Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax di Kabupaten Sumenep, mulai meningkat. Sesuai data di SPBU PT. Wira Usaha Sumekar (WuS), milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, setiap bulan penjualan pertamax sudah mampu mencapai 8 ton. Padahal, sebelumnya dengan angka yang sama butuh waktu sekitar 4 hingga 6 bulan untuk menghabiskan penjualan pertamax. Kepala Divisi Pengembangan Usaha PT. WuS, Susilo menjelaskan, peningkatan penjualan pertamax itu, terjadi sejak Nopember 2012. Kemungkinan besar, faktor pendukungnya setelah dikeluarkan kebijakan mobil dinas harus memakai BBM non subsidi. “Kebijakan tersebut memang sangat berpengaruh terhadap angka penjualan pertamax. Kalau sebelumnya persediaan 8 ton pertamax, akan terjual habis selama 4 hingga 6 bulan. Tapi, sekarang 8 ton pertamax, habis terjual dalam waktu satu bulan,”katanya. Untuk stok BBM semua jenis, baik premium, solar maupun pertamax, masih mencukupi kebutuhan konsumen. “Kami selalu melakukan penebusan BBM tiap hari. Jadi, tidak perlu khawatir dengan persediaan BBM. Hari ini saja, persediaan premium dan solar masing-masing 24 ton. Itu untuk terpakai hingga 4 hari, karena setiap hari penjualan mencapai 5,6 ton. Sedangkan pertamax persediaan sebanyak 1,7 ton,”terangnya. Susilo mengungkapkan, pihaknya akan menjaga ketersediaan BBM dengan tetap mengacu pada kuota yang telah ditentukan. “Penebusan BBM tersebut tidak dilakukan sembarangan, tapi harus disesuaikan dengan kuota yang ada. Tapi, untuk sementara ini penebusan masih sesuai dengan permintaan,”ungkapnya. ( Nita, Esha )