Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-07-2006
  • 546 Kali

PENGGUNAAN UANG PEMBANGUNAN PSB SMA, BERVARIASI

Sumenep Kominfo News Room : Pungutan uang pembangunan untuk siswa baru sekolah tingkat SMA, ternyata pengunaannya beraneka ragam, jika di SMA Negeri I Sumenep penarikan uang pembangunan itu untuk kepentingan siswa, seperti pembelian alat-alat olahraga, teater dan alat-alat band dan sebagian untuk perbaikan gedung sekolah, namun penarikan biaya pembangunan di SMA Negeri 2 Sumenep tidak lain sebagai dana pendamping dana block grand, agar dana yang diterima lembaga tersebut tidak hangus. Menurut keterengan Plt Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sumenep, H. Moh Hidayat, M.Pd, keputusan untuk memungut uang pembangunan itu sudah melalui keputusan Komite Sekolah, bahwa lembaganya harus melakukan penarikan biaya pembangunan untuk pendamping dana block grand, karena kalau tidak ada dana pendamping dari swadaya masyarakat dipastikan dana block grand akan hangus. Namun yang jelas H. Moh. Hidayat menerangkan, pihaknya memungut biaya pendidikan tersebut, peruntukannya sangat jelas. Sementara itu Koordinator LSM Insani, Tajul Arifin menyayangkan sikap lembaga pendidikan yang memungut biaya pembangunan pada penerimaan siswa baru (PSB) dengan dalih sebagai dana pendamping dana block grand, karena dana pendamping block grand itu sudah ditangani pemerintah daerah melalui APBD. Ia mengaku, untuk dana pendamping itu pemerintah daerah tahun ini saja menyediakan dana sebesar Rp.100 juta. Untuk itu Tajul Arifin berharap, pelaksana pendidikan, baik Legilatif dan Eksekutif menyikapi fenomena ini dengan serius, karena yang diutamakan dalam dunia pendidikan ini, yakni tentang mutu pendidikan bukan mahalnya biaya pendidikan. ( Yasik, Esha )