Media Center, Senin ( 27/11 ) Kapal pesiar besar L'austral du ponant dan Silver Discoverer yang
membawa wisatawan mancanegara (wisman) secara berturut-turut, kembali
mendatangi Sumenep dalam minggu ini dimulai tanggal 22 dan 25 Nopember
2017.
Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga
Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, SE, M.Si kepada Medua Center, Senin
(27/11) mengungkapkan, kehadiran wisman 2 tahap ke Sumenep,
masing-masing membawa 198 dan 150 orang wisman yang mayoritas berkewarga
negaraan Perancis.
“Mereka begitu terpesona dengan kekayaan ragam
budaya Sumenep yang sengaja, kami sajikan kolaborasi di Pendopo Keraton
Sumenep,”ungkapnya.
Dikatakan, seperti biasanya kapal pesiar
sebelumnya buang jangkar diperairan Pantai Sembilan, namun kali ini
mereka buang jangkar di perairan Gili Labak yang kemudian wisatawan
dibawa menggunakan perahu lebih kecil ke pelabuhan Kalianget.
Diakui, kedatangan para wisman ini tetap dalam konsep paket wisata,
sehingga seluruh sajian seni budaya yang ditampilkan yang biayanya
menjadi tanggung jawab wisman.
“Kedatangan para wisman sebelum ke Pendopo Agung Keraton diawali dari Masjid Jamik
Sumenep, melintasi Taman Bunga diiringi Kereta Musik Tong-tong, dan saat
memasuki Labang Mesem, mereka disambut oleh Penari Topeng yang berdiri
memagar menyambut wisatawan dengan musik khas topeng sampai ke
Pendopo,”jelasnya.
Ditambahkan, selama di Pendopo kembali
disajikan seni tradisi Sumenep. Disana juga telah disiapkan camilan khas
Sumenep, serta kerajinan keris dan batik termasuk cara pengerjaannya,
kedua produk ini cukup diminati. Hal itu terlihat dengan banyaknya
wisman yang memborong kain batik termasuk pula keris, dan selanjutnya
mereka menuju Lapangan Giling untuk melihat Kerapan Sapi. (
Fan/Zah/Ren/Esha )