News Room, Senin ( 08/11 ) Meskipun perusahaan rokok kategori Industri Kecil Menengah (IKM) di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Sumenep banyak, namun dalam pemasarannya masih banyak yang menggunakan sistim manual, yakni penjualan ke toko-toko maupun melalui sales langsung kepada konsumen dan sebagainya. Padahal, diera globalisasi dan teknologi saat ini, sistem pemasaran melalui online sangat praktis dan bisa dilakukan, seperti berbagai produk lainnya yang sudah memiliki website dalam menjalankan marketing produknya. Hal tersebut diungkapkan Tajus Zaman, yang juga Head of Marketing LP3I disela-sela kegiatan training marketing online bagi para pengusaha IKM Rokok di Sumenep, yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, di Hotel Sumekar Sumenep, tadi siang Senin (08/11). “Upaya untuk memberikan bekal tentang bisnis online bagi pengusaha rokok diharapkan, ketika sudah melaksanakan penjualannya lebih optimal,”ujarnya. Bisa dibayangkan, untuk di Jawa Timur saja, pengguna internet puluhan ribu orang, sehingga sponsor yang dilakukan lewat internet akan banyak orang yang melihat produk dengan berbagai kemasan dan penawaran yang menarik. Karena memang sudah banyak yang membuktikan pengembangan bisnis oleh para pengelola bisnis produk apapun banyak melakukan transaksi penjualannya melalui internet (via online). “Jadi, melalui training bisnis online ini, para pengusaha rokok di Sumenep akan benar-benar menindak lanjuti dengan belajar lebih serius, bagaimana mengembangkan usahanya melalui media internet,”pungkasnya. ( Ren, Y02k )