Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-08-2017
  • 431 Kali

Penilaian Sasaran Kerja Pegawai Berdasarkan Kinerja

Media Center, Selasa ( 29/08 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) betul-betul objektif dan fair dalam memberikan penilaian kepada pegawainya, sesuai kinerja masing-masing dengan berbasis kinerja.

Plt Sekretaris Dareah Kabupaten Sumenep, Drs. R. Idris mengatakan, berlakukanya pengukuran indikator kinerja pegawai dalam sasaran kerja pegawai (SKP), diharapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, sehingga tidak ada lagi ASN yang bingung, apa yang harus dikerjakan ketika ada di kantor masing-masing.

Untuk itu, pimpinan OPD harus memberikan penilaian berdasarkan kinerja ASN di jajarannya, bukan menilai bukan karena kedekatan maupun hubungan lainnya.

”Pimpinan OPD harus memberikan penilian atas dasar kinerja ASN dijajaranya, jangan karena dekat atau ada hubungan keluarga dalam memberikan penilian itu. Jadi, pimpinan OPD harus objektif, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan,”kata Sekretaris Daerah saat acara pembukaan bimbingan teknis penyusunan dan penilaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) melalui e-SKP bertempat di UPT SKD Batuan Sumenep, Selasa (29/08).

Sekda mengatakan, pimpinan OPD agar konsisten dan intens melakukan pengawasan berkelanjutan terhadap kinerja pegawainya dalam semua lingkup, baik masalah administrasi keuangan, kinerja maupun perilakunya. Apalagi hasil penilaian dari Komisi Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia, dari 4,5 juta ASN di Indonesia, hampir 1,5 juta memiliki kompetensi rendah.

“Rendahnya mutu dan kualitas ASN menjadi perhatian khusus, karena akan mempengaruhi kinerja dan pelayanan kepada publik, jika pimpinan OPD membiarkan berpotensi menambah jumlah ASN yang memiliki kompetensi rendah tersebut,”tegas Sekda.

Plt Sekda mengungkapkan, dilaksanakannya sosialiasi penilaian dan penyusunan SKp melalui e-SKP, bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, cepat dan transparan dengan memanfaatkan keunggulan teknologi.

“Peserta Bintek saya berharap mengikuti acara ini sebaik-baiknya, sebab, Bintek ini sifatnya teknis karena menggunakan software untuk menyusun SKP. secara detail peserta Bintek harus menguasai dengan baik, agar tidak ada kekeliruan dalam implementasinya,” pungkasnya. ( Yasik, Esha )