Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-07-2020
  • 447 Kali

Penularan Covid-19 Di Sumenep Bertambah Jadi 176 Kasus

Media Center, Selasa ( 21/07 ) Kasus terkonfirmasi Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sumenep per Senin (21/07/2020) berjumlah seratus tujuh puluh enam kasus, atau bertambah dua kasus dari data sebelumnya sebanyak seratus tujuh puluh empat kasus.

Dua pasien baru Covid-19 yakni pasien nomor 175 perempuan berusia 19 tahun berdomisili di Kecamatan Pasongsongan dan pasien nomor 176 perempuan berusia 46 tahun berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep, yang selanjutnya dilakukan isolasi mandiri terhadap keduanya.

“Bertambahnya kasus positif Covid-19, salah satunya diakibatkan kontak erat pasien, sehingga harus dipahami bersama bahwa peran penting dalam melakukan isolasi secara ketat sangatlah diperlukan, juga terhadap upaya tracing haruslah terus diupayakan agar penularan secara masif terhadap Covid-19 bisa segera dicegah,” kata Humas Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, SH.

Selain penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 juga ada satu pasien meninggal dunia yaitu pasien nomor 145 laki-laki berusia 63 tahun berdomisili di Kecamatan Kalianget.

“Sejak dinyatakan positif atau terkonfirmasi Covid-19 pada tanggal 15 Juli 2020 dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) PT. Garam Kalianget, dan pada tanggal 17 Juli 2020 pasien meninggal dunia. Pemakamannya telah dilakukan sesuai dengan protokol pemulasaran jenazah Covid-19,” imbuh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep ini.

Keseluruhan dari seratus tujuh puluh enam pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sumenep, di antaranya telah selesai menjalankan isolasi atau dinyatakan sehat sebanyak seratus delapan pasien, sebanyak enam puluh dua pasien menjalani isolasi dan sebanyak enam pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Kita pahami bersama bahwa proses penularan masih terjadi, oleh karena itu patuhi protokol kesehatan, karena sejatinya kita menjadi subyek sekaligus menjadi obyek terhadap perilaku menuju adaptasi kebiasaan yang baru, untuk tetap produktif tetapi harus dengan jalan yang aman dari penularan Covid-19,” pungkas Ferdiansyah Tetrajaya. ( Yasik, Fer )