Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-05-2005
  • 586 Kali

PENYERAHAN BANTUAN UNTUK GURU BANTU SWASTA TIDAK BERMUATAN POLITIS

Sumenep-Infokom News Room : Menjelang pelaksanaan Pilkada 20 Juni mendatang, nampaknya suhu politik kian memanas, terbukti sekecil apapun kegiatan yang dilakukan Bupati, yang saat ini kembali mencalonkan diri, tidak lepas dari tudingan miring, bahkan kegiatan yang sebenarnya merupakan agenda tahunan Pemerintah Daerah itu disinyalir dimanfaatkan sebagai arena untuk mencari dukungan dari masyarakat. Untuk itu Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj SE, MM dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan untuk Guru Bantu Swasta di Pondok Pesantren Al-Anwar Kecamatan Guluk-guluk menegaskan, sejatinya kegiatan penyerahan bantuan biaya bagi Guru Bantu Sekolah Swasta ini tidak mengandung muatan politis terkait pelaksanaan Pilkada, sebab kegiatan penyerahan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari tahun sebelumnya. Buktinya, jelas Bupati, penyerahan bantuan itu sudah dimulai 3 tahun silam dan agenda tersebut merupakan amanat APBD yang harus dilaksanakan, hanya saja menurut Bupati, waktu dan tempat pelaksanaannya tidak seperti tahun sebelumnya, sebab pihaknya mengkhawatirkan penyerahan bantuan itu terlambat, sehubungan Pemerintah Daerah akan menghadapi 2 agenda penting, yakni Pilkada dan MTQ XXI Jawa Timur, sehingga sebagai alternatif untuk menghindari keterlambatan itu, penyerahannya dilakukan pada bulan ini. Untuk itu Bupati berharap, agar masyarakat bisa berpola fikir yang positif, hingga akhirnya tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan yang tidak menguntungkan, khususnya untuk pembangunan Sumenep kedepan. Sementara itu Kepala Kantor Kepegawian Pemkab Sumenep, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si menerangkan, bahwa bantuan yang kali ini diberikan kepada 126 Guru Bantu Sekolah Swata yang meliputi 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Guluk-guluk sebanyak 106 guru, Ganding 94 guru dan Kecamatan Lenteng 126 guru. Dikatakan pula penerima bantuan di 3 kecamatan tersebut dengan jumlah total anggaran sebesar Rp. 326 juta. ( Yasik, Esha )