Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-03-2013
  • 452 Kali

Peran Dai Dan Muballigh, Tentukan Dinamika Masyarakat

News Room, Senin ( 04/03 ) Peran para Dai dan Muballigh sebagai pioner penyebaran dakwah Islam, di masa kini dan masa mendatang akan semakin strategis. Karena itu, Dai dan Muballigh terus dituntut berperan secara aktif, konstruktif dan kontributif atas berbagai persoalan umat. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si saat membacakan sambutan Bupati Sumenep pada acara pembinaan Dai dan Muballigh di Hotel Utami Sumekar, Senin (04/03). Menurutnya, para Dai dan Muballigh akan menentukan dinamika masyarakat, apakah mampu memberi ketenangan atau malah memberi ketegangan bagi umat. “Seperti halnya yang terjadi di Sumenep beberapa waktu lalu, masyarakat resah, karena adanya materi dakwah yang dinilai tidak sesuai dengan akidah syariat Islam dan menyimpang dari akidah umat Islam,”ujarnya. Materi dakwah tersebut akan merusak kerukunan dan kedamaian masyarakat. Sebab, masyarakat sekarang lebih cerdas, lebih terbuka dan lebih kritis. Apalagi, masyarakat Madura memiliki kultur agama sangat kental dan kuat, tidak ada issue yang lebih sensitif selain issue agama. Untuk itu, melalui pembinaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep, tiada lain ingin meningkatkan kualitas dakwah di Kabupaten Sumenep. Sebab, jika kualitas dakwah baik, maka selain mampu menyampaikan pesan-pesan dakwah, yang lebih penting adalah tercapainya suasana masyarakat yang aman dan sejahtera. “Hakikatnya, seorang Dai mengusung misi Islam yang Rahmatan Lil ALamin, yang memberi kesejukan, kedamaian dan kebenaran bagi umat. Jangan sampai persepsikan Islam itu keras, tidak kooperatif dan membelenggu,”tambahnya. ( Ren, Esha )