Media Center, Selasa ( 12/09 ) Keberadaan Tim Pendamping Masyarakat (TPM) dalam mensosialisasiakan
persoalan hutan yang ada di seputar Kepulauan Kangean, seperti di
Kecamatan Kangayan dan Arjasa, sangat penting untuk memberikan
sosialisasi langsung kepada masyarakat akan pentingnya keberadaan hutan
dan lingkungannya.
Hal tersebut ditegaskan salah seorang anggota TPM Kepulauan Kangean, Moh. Riadi kepada Media Center, Selasa (12/09).
Menurutnya, TPM merupakan mitra Perhutani sekaligus mitra masyarakat
yang memiliki tugas menyosialisasikan program pemerintah sekaligus
menjadi pendamping bagi masyarakat.
“Salah satu kegiatan yang kami
laksanakan, yakni dengan turut menyosialisasikan tentang bahaya
perambahan dan pengrusakan hutan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Jadi, menurut aktifis LSM KOMPAK ini sebagai pendamping masyarakat,
pihaknya juga turut serta memberikan penyadaran kepada masyarakat, agar
tidak melakukan pengrusakan hutan sewenang-wenang yang bisa
mengakibatkan berbagai bencana di kemudian hari,
seperti banjir, longsor dan semacamnya.
Dalam kinerjanya, pihaknya
membantu Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Wilayah Kangean
Timur dan Barat, untuk yang memiliki tugas turut menjaga dan melindungi
kawasan hutan yang ada di wilayah kepulauan Kangean. Termasuk juga
ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan penyadaran, agar tidak
melakukan pengrusakan hutan.
“Kami berusaha mencari benang merah,
khususnya terkait dengan persoalan yang terjadi di Kangean, seperti
dengan perambahan dan pengrusakan hutan oleh masyarakat, bagaimana
mencari solusi agar kondisi hutan tetap terjaga dengan baik,”tandasnya. ( Ren, Esha )