News Room, Kamis ( 23/12 ) Sebanyak 23 anak yatim dan kaum duafa di Yayasan Al-Istiqomah Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep menerima tali asih dari pengurus Perfadis (Persatuan Fans Radio Gema Sumekar) Sumenep.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu Ke 87 dan kegiatan Maulid Nabi Muhamamd SAW 1437 Hijriyah, serta makan bersama anak yatim di Yayasan setempat, Rabu (23/12).
Ketua Perfadis, Eko Suhartono Hadie dalam sambutannya berharap apa yang dilakukan Perfadis, yang merupakan program tahunan tersebut, diharapkan mampu meringankan beban anak-anak yatim dan kaum duafa. sehingga mereka juga bisa menikmati apa yang dirasakan oleh sebagian mereka yang memiliki kemampuan.
“Maksud dan tujuan kegiatan ini tidak lain untuk mendekatkan diri dengan anak yatim dan kaum duafa, sebagai bentuk kepedulian kami dalam berorganisasi,” ungkapnya.
Diakui, pula oleh mantan Anggota DPRD Sumenep 2 periode dimasa Orde Baru ini, jika para Fans Radio Gema Sumekar selama ini tidak hanya sekedar berkumpul dan saling memberikan informasi seputar perkembangan di Kabupaten Sumenep, namun juga bisa bertindak nyata dengan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat yang lebih membutuhkan.
Dikatakan, jika selama ini Perfadis selalu eksis melaksanakan berbagai kegiatan positif untuk membantu masyarakat kaum duafa serta anak yatim. Meskipun, tidak banyak, namun setidaknya bisa terus men-siarkan kebaikan.
“Ini juga sekedar untuk mengetuk mereka yang memiliki jabatan dan kemampuan, namun hanya berpikir untuk dirinya dan golongannya, tanpa tahu kebutuhan anak yatim dan kaum duafa,” tambahnya.
Sementara perwakilan pengurus Yayasan Al-Istiqomah, H. Moh. Syahrawi, S.Ag mengaku sangat bersyukur, kegiatan organisasi seperti Perfadis ini bisa turut membantu anak-anak yatim dan duafa yang ada di yayasannya. Sebab, kepedulian seperti itu memang sangat dibutuhkan, karena jika hanya mengandalkan bantuan pemerintah maupun lembaga lainnya bisa dikatakan belum seutuhnya bisa memenuhi kebutuhan mereka.
“Semoga apa yang dilakukan Perfadis ini dapat bermanfaat untuk anak-anak yatim dan kaum duafa yang kami tampung, dan Perfadis tetap eksis melaksanakan aktifitas sosialnya,”tambahnya. ( Ren, Esha )