Media Center, Selasa (25/11) SDN Bunpenang III, Kecamatan Dungkek, menyelenggarakan simulasi Pemilihan Umum (Pemilu) dengan tema "Pemilihan Guru Terfavorit Tahun 2025", sejak Senin (24/11/2025). Kegiatan tersebut dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025, di samping sebagai sarana edukasi demokrasi sekaligus bentuk apresiasi murid kepada para pendidik.
Seluruh unsur sekolah, mulai dari murid, guru, tenaga kependidikan, pembina ekstrakulikuler, hingga Kepala Sekolah, ikut berpartisipasi sebagai pemilih. Menariknya, seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada simulasi seluruhnya berasal dari murid SDN Bunpenang III.
Terdapat delapan guru yang masuk dalam penghargaan Guru Terfavorit berdasarkan penilaian dan aspirasi dari para siswa. Proses pemungutan suara berlangsung secara tertib, rahasia, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pemilu yang sesungguhnya.
Dina, murid kelas 6 sekaligus Ketua KPPS, menyampaikan antusiasmenya terhadap peran yang diemban.
“Kami, anak-anak, merasa bangga bisa menjadi panitia dan melaksanakan pemilu ini sendiri. Ini adalah pelajaran yang sangat berharga tentang bagaimana memilih dengan jujur dan adil. Selamat Hari Guru untuk semua Bapak dan Ibu Guru,” ujarnya.
Sementara itu, Ramzi, seorang murid dan pemilih, mengungkapkan kegembiraannya.
"Senang sekali bisa memilih guru yang paling favorit. Kami diajari untuk menggunakan hak suara dan memilih guru yang terbaik," ungkapnya.
Sri Lanjari, S.Pd., selaku Plt. Kepala Sekolah SDN Bunpenang III, mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya simulasi Pemilu Guru Terfavorit itu bisa menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini, di samping memperkuat ikatan antara murid dan guru.
“Melihat antusiasme anak-anak sebagai KPPS dan pemilih, kami yakin bibit-bibit kesadaran berdemokrasi sudah tumbuh. Kami berharap kegiatan ini menjadi tradisi positif setiap tahunnya,” kata Sri Lanjari.
Apresiasi juga datang dari pihak orang tua. Nur, salah satu perwakilan wali murid, mengucapkan terima kasih tak terhingga atas dedikasi para guru.
“Guru bukan hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga mendidik karakter, memberikan kasih sayang, dan menumbuhkan harapan di hati anak-anak kami. Selamat Hari Guru Nasional, pahlawan tanpa tanda jasa sejati,” tuturnya.
Setelah perlombaan suara yang transparan, Muslimin dinobatkan sebagai Guru Terfavorit SDN Bunpenang III Tahun 2025. Dedikasnya memang patut diacungi jempol, mengingat dirinya yang warga asli Talango, setiap hari menempuh jarak sekitar 40 kilometer (pulang-pergi) demi mengajar di SDN Bunpenang III.
“Penghargaan ini bukan hanya milik saya, tetapi milik kita semua, para guru, yang setiap hari berjuang mendidik dan membimbing. Terima kasih kepada anak-anakku yang telah memberikan kepercayaan ini. Jadilah generasi yang cerdas, kritis, dan berani menyuarakan kebenaran, sebagaimana kalian telah menunjukkan keberanian berdemokrasi hari ini,” pesan Muslimin.
(Ron, Han)