Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-10-2011
  • 796 Kali

Perlu Dibangun Pelabuhan Dan Terminal Yang Representatif

News Room, Senin ( 03/10 ) Banyaknya pengunjung wisata ke Sumenep, khususnya wisata religi ke Asta Sayyid Yusuf di Kecamatan Talango, pulau Poteran, harus diimbangi dengan pembangunan sarana dan prasarana yang memadai untuk kenyamanan masyarakat pengunjung, sehingga mereka akan merasa nyaman dan betah berkunjung ke Sumenep yang memang menjadi ikon wisata religi. Seperti halnya, tempat parkir bis yang belum tersedia, sementara yang ada hanya garasi bis PO Akas yang cukup jauh dari pelabuhan Kalianget, sehingga, bis yang datang dari berbagai kota biasanya numpang di terminal angkutan umum di Desa Kalianget Timur yang keberadaannyapun kurang representatif. Sujono, salah seorang supir asal Bandung ketika ditemui News Room tadi siang, Senin (03/10) di Pelabuhan Kalianget mengungkapkan, dirinya terpaksa memarkir bisnya langsung di pelabuhan, karena memang tidak ada sarana parkir yang memadai untuk dijadikan tempat parkir. “Saya sudah beberapa kali mengantar rombongan ke Asta Yusuf ini, namun baru saat ini parkir di pelabuhan, kalau sebelumnya biasanya di terminal angkutan umum, namun keadaannya tidak memungkinkan saat datang tadi pagi,”ujarnya. Karena itu, menurut Sujono ketika melihat potensi wisata religi yang dimiliki Sumenep selalu menjadi tujuan pengunjung, diharapkan sarana dan prasarana bisa disediakan dengan baik. Apalagi tegas pria tinggi besar ini, dengan adanya pembangunan Jembatan Suramadu akan lebih banyak pengunjung yang datang ke Sumenep. Sementara, Ketua Kelompok Perahu Penyeberangan (KPP) Kalianget-Talango, Buhaeni, mengakui pengunjung yang datang ke Asta Sayyid Yusuf, utamanya pada musim liburan sekolah dan hari-hari besar agama Islam. Karena itu, pihaknya juga berharap, apa yang diinginkan pengunjung juga merupakan harapan pengelola pelabuhan. “Sebab, jika pengunjung adari luar maupun masyarakat yang setiap hari menggunakan jasa penyeberangan daat terlayanui dengan baik, tentu itu juga merupakan harapan seluruh crew di pelabuhan ini.”ujarnya. Diakui, pengajuan pembangunan di pelabuhan tidak hanya terminal dan pelabuhan yang memadai, namun tempat peristirahatan penumpang dan tempat berteduh bagi penumpang yang antri menunggu perahu penyeberangan, khususnya di malam hari sangat dibutuhkan. Disamping itu juga penerangan lampu yang memadai di pelabuhan, sehingga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ( Ren, Esha )