News Room, Kamis ( 10/07 ) Dalam mempersiapkan turunnya dana yang akan dikucurkan ke masing-masing Desa dengan besaran yang bisa mencapai milyaran rupiah diperlukan kesiapan sumberdaya manusia yang ada di Desa, sehingga dana yang diprogramkan untuk membangun Desa betul-betul sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kabupaten Sumenep, H. Ach. Masnuni, SE, MM, mengungkapkan, agar program pemberdayaan kepada Desa tersebut benar-benar dapat dikelola dengan baik, masyarakat yang didelegasikan untuk memanage anggaran swakelola, nantinya harus dipilih dari orang-orang yang bertanggung jawab. “Seperti halnya yang sudah terlaksana melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP), selama ini yang disamping masyarakat pilihan juga diberi pelatihan management,”ungkapnya. Termausk pula harus ada pendampingan yang bisa selalu melakukan kontrol terhadap pelaksanaan program yang dilaksanakan dibawah, dengan formulasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan Desa yang bersangkutan. Seperti halnya, tingkat kebutuhan dari skala prioritas di Desa dengan melihat profil Desa yang arahnya akan dikembangkan seperti apa. Dengan adanya profil Desa yang sebelumnya telah dibuat, arah program dan sisi manfaatnya juga telah jelas dan terukur. “Selain itu, nantinya juga perlu adanya keterpaduan dari berbagai dana hibah yang masuk ke Desa melalui lintas sektor, sehingga tidak terjadi tumpang tindih program,”pungkasnya. ( Ren, Esha )