Sumenep-Kominfo News Room : Kantor Arsip dan Perpustakaan adalah dua lembaga yang disatukan menjadi satu organisasi pemerintahan, yang meliputi kegiatan di bidang kearsipan dengan tugas menampung berbagai dokumen pemerintahan di Pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk disimpan, dipelihara dan dimanfaatkan sebagian untuk kepentingan masyarakat begitu pula untuk kepentingan pemerintahan. Sedangkan di bidang perpustakaan mempunyai tugas yaitu memberikan layanan membaca dan meminjam koleksi Perpustakaan yang terdiri dari buku-buku pengetahuan umum, baik tentang agama, teknologi, sosial budaya dan lain sebagainya dengan maksud untuk ikut serta menunjang dalam rangka mensukseskan pencapaian tujuan negara Republik Indonesia yaitu peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Demikian dikatakan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Mustafa Kamal, Kamis (03/08) pada acara Interaktif di Radio Gema Sumekar ( RGS ) Sumenep. Ketika disoal tentang kurangnya koleksi buku yang memuat tentang budaya atau sejarah Madura khususnya di Kabupaten Sumenep, Mustafa Kamal mengakui tentang hal tersebut, karena dari jumlah koleksi buku yang dimiliki Perpustakaan Sumenep sebanyak 6.000 judul dan 20.000 eksamplar, dianggap masih kurang terutama yang berkenaan dengan sejarah Madura, karena masih kurangnya para penulis untuk menyusun buku tersebut. Namun demikian pihaknya tetap akan berupaya bersama berbagai unsur terkait lainnya, untuk memenuhi keinginan masyarakat. Dengan harapan, agar masyarakat memanfaatkan buku yang ada di Perpustakaan, mengingat Perpustakaan adalah sebagai sumber ilmu pengetahuan dan sumber belajar bagi masyarakat. Kemudian bagi masyarakat yang berkunjung dan meminjam buku di Perpustakaan, hendaknya memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan, dalam arti mengembalikan tepat pada waktunya, karena tercatat sebanyak kurang lebih 150 eksemplar yang masih belum dikembalikan oleh peminjam. ( Soek, Esha )