News Room, Sabtu ( 21/12 ) Sebanyak 700 personel petugas gabungan siap melakukan pengamanan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014. Itu dibuktikan dengan gelar pasukan Operasi Lilin 2013 di Mapolres Sumenep, Sabtu (21/12) pagi, yang dilanjutkan pengecekan pasukan oleh Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko. "Operasi Lilin ini merupakan kegiatan kemanusiaan dalam rangka memberikan rasa aman bagi umat nasrani merayakan Natal 2013, sekaligus pengamanan malam pergantian Tahun Baru 2014,"terang Kapolres Sumenep, usai memimpin gelar pasukan operasi lilin 2013, Sabtu (21/12). Menurut Kapolres, selama Operasi Lilin yang menjadi fokus pengamanan adalah ancaman bom oleh pelaku teroris yang sewaktu-waktu mengancam stabilitas kenyamanan dan keamanan masyarakat. “Ancaman teroris juga perlu diantisipasi, karena kelompok teroris masih tetap aktif. Buktinya, masih banyak kelompok teroris di sejumlah tempat,”tandasnya. Dalam perayaan Natal dan Tahun Baru dipastikan terjadi peningkatan rutinitas dan aktifitas masyarakat, sehingga berpotensi terganggunya kamtibmas, tindak pidana dan kecelakaan lalu lintas. Polri harus mampu mengendalikan kondusifitas masyarakat dan antisipasi potensi kerawanan, termasuk tindak terorisme. “Maka, dalam Operasi Lilin ini, kami juga dibantu instansi samping, seperti Kodim 0827, Brimob 1 SSK, Dinas Perhubungan, Satpol Pamong Praja (PP), Linmas, Damkar, Pramuka dan pemuda gereja. Polri bersama pihak lain harus menjaga keamanan dimasyarakat,” ungkapnya. Operasi Lilin tersebut akan berlangsung sejak tanggal 23 Desember 2013 hingga 01 Januari 2014. ( Nita, Esha )