Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-10-2013
  • 701 Kali

Pesawat Trans Nusa Pasifik Gagal Beroperasi Di Sumenep

News Room, Selasa ( 29/10 ) Pesawat komersial milik Trans Nusa Pasifik yang direncanakan bakal beroperasi di Bandara Trunojoyo Sumenep dengan rute Sumenep-Surabaya, gagal direalisasikan. Harga tiket menjadi pemicu utama gagalnya pengoperasionalan pesawat komersial itu. Awalnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep sempat merilis harga tiket yang dipatok Trans Nusa Pasifik, untuk sekali penerbangan Sumenep-Surabaya, Rp. 204.000,00. Harga tersebut sesuai dengan yang disampaikan pihak Trans Nusa Pasifik, saat survey Bandara Trunojoyo. Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Siddik, S.Sos, M.Si menjelaskan, harga tiket itu ternyata ada perubahan. Informasi terbaru, harga tiket tersebut diralat oleh Pimpinan Trans Nusa Pasifik. Mereka mematok harga Rp. 600.000,00 untuk sekali penerbangan ke Surabaya. “Kami tentu saja menolak dengan tawaran harga baru itu. Kalau Rp. 600.000,00, itu sangat berat bagi masyarakat Sumenep. Dulu kan Trans Nusa sendiri yang bilang harga tiketnya cukup Rp. 204.000,00. Sekarang pimpinan Trans Nusa membantah dan menyatakan perhitungan staff-nya keliru,”kata Wakil Bupati Sumenep, Selasa (29/10). Perubahan itu membuat Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim meninjau ulang keinginan Trans Nusa Pasifik membuka Sekolah Pilot di Bandara Trunojoyo. “Sebenarnya ini satu paket, yakni Trans Nusa PAsifik ingin membuka Sekolah Pilot, sekaligus ada penerbangan komersial. Tapi karena penerbangan komersialnya gagal, akhirnya permohonan membuka Sekolah Pilot ya dipending juga,”terangnya. Wabup mengungkapkan, saat ini Pemkab Sumenep sedang berupaya menggandeng maskapai penerbangan lainnya, untuk pengoperasian Bandara Trunojoyo sebagai bandara dengan penerbangan reguler. “Kita akan mencoba melakukan komunikasi dengan Sushi Air, Citylink, dan beberapa maskapai lain, termasuk dengan Wing Umar Sadewa, yang rencananya kan juga beroperasi akhir tahun ini,”ungkapnya. ( Nita, Esha )