Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-02-2012
  • 506 Kali

Petani Di 2 Desa Mulai Tinggalkan Pupuk Kimia

News Room, Rabu ( 08/02 ) Bukit Hijau merupakan otoritas penuh terhadap pertanian,agar seluruh petani meninggalkan pupuk kimia yang sudah mengganggu kesehatan dan lingkungan. Untuk itu, Bukit Hijau melalui Bio Teknologi Pertanian, seperti Kompos Formula Hayati, dan pemanfaatan pupuk serta cara pengelolaan. Hal tersebut disampaikan Dirut Bukit Hijau Pusat di Sumenep, H. Achmad Chairil Yakum, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, dalam rangka melakukan pengamatan terhadap perkembangan tanaman, pengelolaan hingga masa panen di Desa Gaddu Barat Kecamatan Ganding, dan Dudun Jangara Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep, dengan cara Miccela Basic Integrited Orgasnik (MBIO) yang berlandaskan Al-Qur’an. Seperti “Berdoalah kepadaku, pastilah dikabulkan”, penggalan ayat tersebut menggambarkan rasa sayang Allah terhadap hambanya. Hal ini pula tak lepas dari banyaknya manusia yang masih minim kepercayaan terhadap keistimewaan doa. Dan doa itu bukan dianggap sebagai solusi, utamanya dalam menyelesaikan permasalahan, mereka menduga dan menyangka bahwa doa itu terkadang tidak sesuai dengan harapan. Diharapkan, dengan adanya uji coba pupuk tanpa kimia di 2 Desa tersebut, dalam 1 hektarnya hanya membutuhkan dana sebesar Rp. 3 juta, sedangkan pupuk kimia bisa membutuh dan sebesar Rp. 6 juta. ( JuP-01, Esha )