News Room, Rabu ( 10/11 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar upacara memperingati Hari Pahlawan ke 65 di halaman Kantor Bupati, Rabu (10/11). Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam upacara untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan itu. Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim dalam sambutannya mengatakan, peristiwa 10 Nopember 1945 memang patut dikenang, menggingat pertempuran itu merupakan peristiwa heroik yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan menimbulkan banyak korban jiwa. Untuk itu semangat dan kepahlawanan dalam pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya, hendaknya bisa memetik hikmah dan menjadi inspirasi mengatasi berbagai masalah bangsa. Seperti, kemiskinan, pengangguran, pendidikan, kesehatan, penyalahgunaan narkoba, konflik, kerusuhan antar warga dan ancaman separatis. ”Tentunya, untuk mengatasi masalah tersebut memerlukan penanganan yang serius dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun menjadi tanggung jawab segenap elemen bangsa,”tegasnya. Bupati juga berharap, para pelajar hendaknya belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh, agar bisa membangun negeri ini melalui ilmu dan teknologi yang dikuasainya, sedangkan bagi birokrat untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat, dan tidak melakukan tindakan korupsi yang bisa merugikan negara dan bangsa. ”Bahkan, untuk tokoh masyarakat senantiasa memberikan pencerahan, serta pengayoman secara terus-menerus, agar memberikan kesejukan dan kemantapan hati bagi generasi penerus perjuangan bangsa,”ungkapnya. Sementara, peserta upacara peringatan Hari Pahlawan ini diikuti unsur Polres Sumenep, Kodim 0827 Sumenep, KORPRI, Pelajar, Pramuka dan Mahasiwa, selain itu juga dihadiri anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Seusai upacara, Bupati menyerahkan bantuan secara sombolis dari Kementerian Sosial RI, yakni bantuan bagi Perintis Kemerdekaan berupa tunjangan perintis kemerdekaan kepada 21 orang, dengan besaran bantuan masing-masing penerima sebesar Rp. 516.000,00 setiap bulan selama 12 bulan, tunjangan kesehatan Perintis Kemerdekaan bagi 21 orang, dengan besaran bnatuan masing-masing sebesar Rp. 2 juta, tunjangan kesehatan bagi janda Perintis Kemerdekaan sebanyak 19 orang dengan besaran bantuan sebesar Rp. 1.500.000,00 setiap penerima, dan bantuan keuangan program jaminan sosial lanjut usia untuk 72 orang, dengan besaran bantuan setiap penerima sebesar Rp. 300.000,00 setiap bulan selama 12 bulan. Selain itu, Bupati juga menyerahkan bantuan untuk Perintis Kemerdekaan dan Janda Pahlawan dari APBD Kabupaten Sumenep berupa sembako dan bantuan dari Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur untuk 21 orang, berupa selimut, sprei, handuk dan snack. Bahkan, sekaligus juga menyerahkan hadiah bagi pemenang Lomba Rocket Air yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Ngadek Sodek Parjuga (NSP). ( Yasik, Esha )