Media Center, Rabu ( 16/10 ) Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dijadwalkan serentak, pada tanggal 7 November 2019, di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bakal dijaga sebanyak 2.900 personel Kepolisian Resort (Polres) setempat.
“Ribuan personel itu merupakan gabungan dari Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda Jatim dan Polres jajaran di Madura. Sebagian besar personel akan ditempatkan saat Pilkades serentak di wilayah daratan. Sedangkan, untuk kepulauan jumlah pengamanan kepolisian sekitar 725 personel,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (16/10/2019).
Ia menuturkan, pengamanan Pilkades serentak di wilayah kepulauan jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan daratan, karena menyesuaikan dengan desa yang melaksanakan pemilihan.
“Proses pengamanan Pilkades serentak itu, pengamanan yang di wilayah kepulauan hanya BKO dari Polres jajaran di Madura. Sedangkan BKO dari Polda Jatim kita akan tempatkan di wilayah daratan saja,” ujarnya.
Demi kelancaran pengamanan pelaksanaan Pilkades serentak nanti, Polres Sumenep sudah memetakan desa-desa yang dianggap rawan. Namun hasil pemetaan itu akan terus di-update melihat perkembangan situasi di lapangan.
“Untuk daerah rawan kita update tiap saat. Karena ada desa yang awalnya diprediksi rawan, ternyata dalam perkembangannya justru aman. Sebaliknya ada pula desa yang sebelumnya dikira akan berlangsung aman, justru bergejolak,” ungkapnya.
Namun mantan Kapolsek Kota Sumenep itu berharap, pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sumenep berlangsung aman dan damai. “Harapan kami pelaksanaan Pilkades serentak di Sumenep berjalan lancar,” pungkasnya. ( Nita, Fer )