Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-07-2009
  • 455 Kali

PLM Rosalina I Tenggelam, 4 Awak Kapal Selamat

News Room, Kamis (16/07) Kondisi perairan laut di wilayah Kabupaten Sumenep, akhir-akhir ini tidak aman untuk pelayaran. Ini terbukti, perahu layar motor (PLM) Rosalina I, yang mengangkut ikan kerapu seberat 400 kilogram, dari Pulau Sapeken menuju Singaraja, Bali tenggelam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Empat orang awak kapal selamat setelah sempat terapung di laut lepas selama 2 hari. Sedangkan PLM Rosalina I karam di lautan. Adapun keempat orang awak kapal yang selamat tersebut, yakni Moh. Toha (44), Juanda (45), Hairul (30), dan Naneng (50), yang semuanya adalah warga Desa Sapeken, Sumenep. Peristiwa tenggelamnya PLM Rosalina I tersebut terjadi pada Selasa lalu (14/07). Namun, kejadian tersebut baru diketahui Kamis pagi (16/07) setelah dilakukan pencarian oleh pihak keluarga dengan menggunakan PLM Rosalina II. Kepala Desa Sapeken, Mohammad Salim mengatakan, jika cuaca laut normal, perjalanan dari Sapeken menuju Singaraja, Bali berkisar antara 10 sampai 12 jam. Namun, setelah 2 hari berlayar, penumpang PLM Rosalina I tidak memberi kabar tentang perjalanannya. "Karena keluarganya panik, maka kami berusaha mencari tahu keberadaan penumpang PLM Rosalina I. Ternyata keempat nelayan itu ditemukan ditengah laut lepas," terang Salim dihubungi wartawan via telepon, Kamis siang (16/07). Saat ditemukan, keempat nelayan yang menggunakan ban bekas mobil tersebut dalam keadaan bergandengan, dan kondisinya sangat lemas, sebab, selama terapung dilaut lepas tidak makan kecuali minum air laut. Usai dievakuasi, keempat awak kapal yang masih bertalian kerabat itu langsung di rawat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sapeken, dan disambut tangis keluarga besarnya "Empat ABK itu masih shock dan sulit diajak komunikasi," ungkapnya. Diduga kuat, PLM Rosalina I tenggelam akibat diterjang ombak yang mencapai 3 meter saat berada di wilayah perairan Singaraja, Bali. Dari peristiwa itu, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta. Sementara, Seksi Perkiraan cuaca BMG Kalianget, Sumenep, Agus Arif membenarkan jika sebagian perairan di Sumenep ketinggian ombaknya mencapai 3 meter. "Jika tidak hati-hati bisa saja mengancam keselamatan transportasi laut," ungkap Agus pada wartawan di kantornya, jalan Pelabuhan Kalianget, Sumenep, siang tadi. (Nita, Adjie)