Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-02-2007
  • 490 Kali

PMII SUMENEP DESAK PENGESAHAN RAPBD 2007 DIUNDUR

Sumenep-Kominfo News Room : Puluhan Mahasiswa yang berada dibawah naungan bendera Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sumenep, Rabu pagi (07/02) mendatangi gedung DPRD Sumenep. Mereka menuntut Legislatif dan Eksekutif untuk mengundur pengesahan RAPBD 2007 yang dijadualkan 8 Pebruari 2007 besok. Sambil membawa poster bertuliskan “APBD Untuk Rakyat, Bukan Untuk Pejabat” dan Tangguhkan RAPBD 2007” , para aktivis muda itu terus menyuarakan desakan tersebut. Ketua Umum PMII Cabang Sumenep, Mulyadi Wasik menuturkan, tuntutan itu terpaksa dilakukan, karena pihaknya khawatir akan terjadi kebocoran lagi seperti APBD 2005 lalu. Ia menerangkan, pengesahan RAPBD 2007 itu harus ditunda sebelum Legislatif secara resmi mempublikasikan anggaran APBD 2007 kepada media massa. Hal itu untuk mengetahui alokasi anggaran, apakah lebih besar anggaran untuk aparatur pemerintah dibandingkan anggaran untuk publik. Mulyadi menandaskan, publikasi itu harus dilaksanakan, guna menghindari adanya penyimpangan maupun kebocoran, mengingat pada APBD 2005 lalu kebocoran mencapai Rp. 36 milyar. Yang jelas, pihaknya tetap menginginkan agar RAPBD 2007 itu ditunda pengesahannya, sebelumnya draft RAPBD 2007 dipublikasikan. Mulyadi menjelaskan, jika tuntutan itu tidak diindahkan dan RAPBD 2007 tetap disahkan 8 Pebruari 2007 besok, pihaknya mengancam akan mendatangkan massa yang lebih besar lagi untuk menduduki gedung DPRD Sumenep. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumenep, Drs. KH. Warist Ilyas menyatakan, pihaknya akan tetap mengesahkan RAPBD 2007 pada tanggal 8 Pebruari 2007 besok. Karena, seluruh draft RAPBD 2007 itu dilakukan secara terbuka melalui rapat paripurna. ( Nita, Esha )