News Room, Rabu ( 12/11 ) Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, bertindak cepat menyikapi temuan merica oplosan yang diduga dicampur dengan yang palsu. Polisi pun mengambil sample merica palsu untuk diuji ke laboratorium, guna memastikan dugaan palsu tidaknya merica tersebut. Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko menjelaskan, pengambilan sample merica itu dilakukan terhadap beberapa pedagang di pasar yang ditemukan menjual merica oplosan. "Kami sudah mengambil sample merica untuk memastikan palsu tidaknya,"kata Kapolres Sumenep, Rabu (12/11). Untuk memastikan palsu atau tidaknya merica itu, selain di cek di laboratorium, juga perlu adanya pembanding merica yang palsu dan merica yang asli. "Nanti kami bandingkan merica yang asli dan yang palsu. Dan kami sudah mengambil merica dari sejumlah toko dipasaran,"terangnya. Kapolres Sumenep, mengungkapkan, kasus dugaan merica palsu yang dijual dipasaran itu memang harus ditindaklanjuti karena dikhawatirkan membahayakan konsumen. "Merica ini kan bahan-bahan untuk memasak, nah kalau ada yang buatan atau palsu bisa berbahaya bagi kesehatan konsumen, makanya kami tindak lanjuti," ungkapnya. Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep menemukan merica yang dioplos dengan singkong kering dan bentuknya mirip dengan aslinya. Merica itu ditemukan di salah satu pedagang di Pasar Anom Baru Sumenep. ( Nita, Esha )