News Room, Senin ( 28/10 ) Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Sumenep bertindak cepat dengan makin merebaknya peredaran video mesum yang dilakukan pelajar tingkat SMA. Diduga video yang berdurasi 40 menit 20 detik itu, pemeran perempuannya adalah siswi SMA di salah satu Pondok Pesantren ternama di Sumenep. Dugaan itu muncul, melihat dari seragam batik yang digunakan perempuan dalam video mesum tersebut, sangat mirip dengam seragam batik SMA di salah satu Pondok Pesantren di Sumenep. Kabag Operasional Polres Sumenep, Komisaris Polisi Edy Purwanto, mengaku bahwa pihaknya telah mendapat informasi terkait peredaran video mesum pelajar tersebut. Saat ini Tim Resmob Polres setempat masih mencari video mesum itu dari masyarakat. “Kami memang mendapat kabar adanya video mesum yang diperankan siswi SMA. Tapi, kami belum mengantongi barang bukti berupa video mesum itu. Anggota masih mencari video tersebut,”kata Edy, di Polres Sumenep, Senin (28/10). Ia meminta kepada masyarakat yang memiliki video mesum pelajar SMA tersebut, agar diberikan kepada kepolisian demi kelancaran proses penyelidikan, apakah benar pelajar SMA di Kabupaten Sumenep atau bukan. “Selama video mesum itu belum kami kantongi, polisi tidak bisa melakukan penyelidikan. Dimohon warga yang punya video tersebut untuk dapat berbagi dengan polisi. Kami akan langsung menyelidikinya, supaya ketahuan siswi itu berasal dari sekolah Sumenep atau bukan,”terangnya. Beredarnya video mesum pelajar SMA tersebut bermula saat salah satu warga di Desa Guluk-guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, secara tidak sengaja menemukan video asusila di jejaring sosial. Video mesum tersebut pun dengan cepat menyebar dari HP ke HP. Dalam video tersebut terlihat pemeran perempuan masih menggunakan seragam sekolah. Meski tidak sampai melakukan hubungan suami istri, adegan dalam video yang diduga diambil dari hand phone itu sangat tidak pantas dilakukan pasangan yang belum menikah, apalagi seorang pelajar. ( Nita, Esha )