Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-11-2014
  • 1035 Kali

Politisi Harus Kedepankan Pemikiran Rasional Bukan Emosional

News Room, Selasa ( 04/10 ) Kericuhan yang sempat terjadi di DPR-RI diharapkan tidak dicontoh oleh wakil-wakil rakyat di daerah. Meskipun sebagai politisi, tidak lepas dengan kepentingan politik maupun visi misi partai dan kelompoknya dalam mengusung aspirasi masyarakat, hendaknya tetap mengedepankan pemikiran yang rasional bukan emosional. Hal tersebut ditegaskan salah seorang akademisi di Sumenep, Drs. H. Sachlan Effendi, M.Si kepada News Room, Selasa (04/10). Menurutnya, sebagai wakil rakyat yang sudah mendapat simpatik, karena memiliki kharisma di masyarakat, dapat menunjukkan etika cara berpikir dan berpolitik yang santun dan dewasa. “Apalagi, beberapa anggota legislatif merupakan tokoh panutan, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama dan sebagainya, sehingga jelas-jelas akan menjadi panutan di masyarakat.”ungkap pengamat pemerintahan yang juga Dosen Unija Sumenp ini. Ditanya tentang pelaksanaan Pemilukada di Sumenep mendatang, tegas H. Sachlan, dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah, Bupati dan Wakil Bupati Sumenep tahun 2015 mendatang hendaknya, para unsur politisi tidak mendahulukan kepentingan sesaat untuk organisasi, dan sebagainya dalam mengejar jabatan dan kekuasaan. “Tapi saya optimis, di Sumenep semua sudah pada dewasa dan selama ini Kabupaten Sumenep tetap steril dan tidak sampai terjadi hal-hal diluar batas yang melanggar hokum,”tadas mantan Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Kabupaten Pamekasan ini. ( Ren, Esha )