Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-07-2006
  • 366 Kali

POLRES SUMENEP GELAR GLADI BERSIH PENANGGULANGAN BENCANA ALAM DAN TSUNAMI

Sumenep-Kominfo News Room : Dalam rangka menanggulangi bencana alam, Polres Sumenep bekerjasama dengan Instansi terkait Pemerintah Kabupaten Sumenep, Sabtu pagi (29/07) melakukan gladi bersih pelatihan penanggulangan bencana alam, di halaman Mapolres Sumenep. Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Budiono Sandi, SH melalui Kabag Operasi Komisaris Polisi, Ary Wahjudhi menyatakan, kegiatan itu dilakukan untuk mengetahui kesiapan para personel menghadapi gelar pelatihan penanggulangan bencana alam yang akan berlangsung Senin (31/07) besok. Ary menuturkan, meskipun di Sumenep belum pernah terjadi gempa bumi dan tsunami, namun kegiatan itu harus dilaksanakan. Karena, pihaknya khawatir, apabila benar-benar terjadi gempa bumi dan tsunami di Sumenep ini, aparat Polres Sumenep tidak bisa berbuat sesuatu. Karena itu, pihaknya meminta kepada para personel jajaran Polres Sumenep untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan seksama, sehingga hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan gelar penanggulangan bencana alam nanti bisa memuaskan, mengingat, kegiatan itu bukan hanya untuk lingkungan Polres saja, melainkan disaksikan seluruh jajaran Muspida maupun Muspika Kabupaten Sumenep. Bahkan, hasil rekaman gelar tersebut akan dikirim ke Pusat, sebagai bukti bahwa Polres bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya yang terlibat dalam Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (Satlak PBP), betul-betul melaksanakan pelatihan tersebut. Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM ketika memberikan arahan dalam gladi bersih pelatihan penanggulangan bencana alam mengatakan, bahwa pelaksanaan gladi bersih tersebut, berjalan seperti yang diharapkan. Namun, pihaknya meminta kepada Instansi terkait, untuk menyiapkan kendaraan pick-up, sebagai simbolis untuk membantu mengevakuasi korban gempa dan tsunami. Lebih lanjut Wakil Bupati berharap kepada segenap masyarakat Sumenep, untuk tidak terpengaruh dengan gelar pelatihan penanggulangan bencana alam dan tsunami, yang akan dilaksanakan Senin 31 Juli 2006, karena kegiatan itu hanya sebuah simulasi atau latihan penanggulangan bencana alam dan tsunami. ( Nita, Esha )