Sumenep-Kominfo News Room : Di era reformasi ini, Polri yang berubah menjadi warga sipil diminta oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, untuk selalu mengaktualisasikan filosofi Polri sebagai sahabat rakyat, dengan menampilkan figur yang selalu dicintai, dimiliki dan dibanggakan masyarakat. Permintaan tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis, yang dibacakan Staf Gubernur Lemhanas, Irjen Polisi Sujalma Trisna, saat upacara Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-61, Senin pagi (02/07) di Pelabuhan Kalianget. Presiden mengatakan, sejalan dengan tuntutan era reformasi ini, Polri juga telah unjuk diri dengan melakukan reformasi secara internal. Seperti halnya, rencana peningkatan kuantitas personil Polri, agar ketimpangan perbandingan penduduk dengan Polri mendekati 1 banding 500. Bahkan, kualitas Polri saat ini juga sudah nampak, yakni dengan tersedianya sarana dan prasarana yang dibutuhkan, sehingga Polri bisa bekerja secara profesional. Menurut Presiden, langkah yang ditempuh anggota Polri sebagai Bhayangkara Negara dalam melaksanakan tugasnya memang sangat berat dan kompleks, akibat tindak kejahatan yang muncul secara beragam. Karena itu, presiden mengaku bangga terhadap kinerja Polri, yang sudah berhasil mengungkap jaringan narkoba internasional, dan berhasil menangkap jaringan teroris serta berhasil menggagalkan teror yang sering terjadi di Tanah Air Indonesia ini. Acara yang sama juga berlangsung di Kecamatan Gapura dengan Inspektur Upacara Kapolres Sumenep, Drs. Darmawan, di Kecamatan Lenteng dengan Inspektur Upacara Kapolsek setempat, IPTU Sutrisno, sedangkan di Kecamatan Ganding dipimpin Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Mualimin, dan di Kecamatan Batang-batang dipimpin Kapolsek setempat AKP Moh. Syakrani, SH. ( Nita, JuP-02,15,22,18, Adjie,Ong )