Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-08-2014
  • 573 Kali

Polsek Arjasa Dirusak Massa, Kapolda Jatim Turun Ke Sumenep

News Room, Kamis ( 28/08 )M Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Arjasa, Pulau Kangean, dirusak massa pada Rabu (27/08) kemarin. Massa melempari kantor Polsek dan Rumah Dinas Kapolsek yang bersebelahan, dengan batu. Akibatnya, parabola, pintu, dan kaca bagian depan pecah. Kemarahan warga dipicu ketika aparat keamanan berusaha menghentikan paksa pagelaran Luk Gelluk an (seperti permainan gulat), yang merupakan rangkaian kegiatan Agustusan. Polisi berdalih, acara terpaksa dihentikan karena ijinnya hanya 2 hari. Namun, acara tetap digelar hingga 3 hari oleh panitia. Versi warga, saat menghentikan acara, petugas merampas alat musik tradisional berupa saronen. Kemudian ada pemain yang ditendang oleh petugas. Warga pun spontan melakukan perlawanan secara anarkis. Dengan kejadian itu, Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Unggung Cahyono, Kamis (28/08) pagi, turun langsung ke Sumenep. “Kami kesini dalam upaya menyemangati anggota dengan kejadian pelemparan Polsek Arjasa, setelah acara Luk Gelluk an (seperti permainan gulat), dihentikan oleh Polsek,”kata Kapolda Jatim, Kamis (28/08). Ia memaparkan, berdasarkan informasi, acara gulat tradisional tersebut sekitar 10 tahun tidak lagi diselenggarakan. Ketika kembali digelar, maka hal itu disebut ambang gangguan. “Artinya suatu kejadian kalau tak ada polisi, ini rawan ada gangguan nyata, seperti carok, maupun perang antar Desa. Ini yang kemudian diantisipasi dengan menghentikan acara itu,”terangnya. Saat ini, lanjut Kapolda, situasi di Kangean atau Polsek Arjasa sudah kondusif, namun pengamanan dilakukan secara maksimal guna mengantisipasi adanya tindakan susulan dari warga setempat. “Kita terus melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat disana, untuk menetralisir situasi tetap kondusif,”ungkapnya. ( Nita,Esha )