News Room, Rabu ( 14/05 ) Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Usmuni Terate, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, yang diasuh Ketua PC NU Sumenep, Drs. KH. Abdullah Cholil, M.Hum, Rabu pagi (14/05) dibobol maling. Pelaku tersebut berhasil diidentifikasi, yakni Yanto (22), warga Dusun Keles Timur, Desa Keles, Kecamatan Ambunten. Dalam aksinya, tersangka memakai seragam PNS, agar mudah keluar masuk Ponpes dan untuk mengelabui penghuni Ponpes tersebut. Namun, saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Kota. Anggota Reskrim Polsek Kota, Briptu Miftahol Rahman, mendampingi Kapolsek Kota, AKP Hery Setyo Susanto menceritakan, pelaku berhasil dibekuk, berkat kesigapan pengurus Ponpes, sehingga aksi pelaku yang sudah menggondol sejumlah sarung dan baju milik santri bisa dihentikan. Ketika diinterogasi oleh pengurus Ponpes, tersangka mengaku jika sudah melakukan perbuatannya sebanyak empat kali, tapi kali ini baju dan sarung yang diambil milik santri yang bermukim di kamar nomor 11. Dengan adanya pengakuan dari tersangka, maka pengurus merasa persoalan itu sudah masuk tindak kriminalitas, sehingga tersangka diserahkan kepada Polsek Kota. “Saat ini tersangka memang sudah mendekam di sel Mapolsek Kota, dan bakal dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,†kata Miftahol, kepada sejumlah wartawan di kantornya Jalan Trunojoyo. Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Usmuni terate, KH. Abdullah Cholil, ketika dihubungi wartawan berharap, pelaku ditindak sesuai dengan pelanggarannya, agar bisa memberikan efek jera. ( Nita, Esha )