Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-08-2010
  • 877 Kali

Potensi Hasil Laut Sebagai Usaha Home Industri

News Room, Kamis ( 26/08 ) Usaha bidang kelautan yang banyak dilakukan masyarakat pesisir, ternyata tidak hanya banyak dimanfaatkan oleh para tengkulak dan pedagang ikan yang biasa dijual kepasar dan ke perusahaan. Namun, masyarakat sekitar seperti masyarakat Desa Bancamara juga sudah banyak yang memanfaatkan potensi hasil laut tersebut sebagai usaha home industri. Kepala Desa Bancamara Rasyidi, SH mengungkapkan, potensi hasil laut didaerahnya sudah dapat memberdayakan masyarakat tidak hanya bagi para nelayan, namun para ibu rumah tangga maupun para pengrajin krupuk ikan juga banyak memanfaatkan hasil perikanan di daerahnya untuk usahanya tersebut. Bahkan, ada beberapa kelompok wanita di Desanya dapat membiayai usaha kelompoknya dengan modal sendiri. “Bahkan dari beberapa kelompok wanita tersebut kami pilih salah satu kelompok wanita yang memiliki banyak potensi untuk mengembangkan usahanya dengan memberikan modal pancingan,”ujarnya. Dan diharapkan melalui bantuan pertama yang baru diterima kelompok wanita Mawar Merah bisa berkembang dengan baik. Syukur perkembangannya dapat ditiru oleh kelompok yang lain, sehingga kesejahteraan masyarakat bertambah dan pengangguran juga berkurang. Menurut Kades yang juga pebisnis ikan laut ini mencoba membantu Usaha Home Industri melalui Kelompok Wanita Mawar Merah dari Dana PNPM-MP tahun 2010 dengan harapan Dana yang dari PNPM-Mandiri Pedesaan tahun 2010 sebesar Rp. 30.000.000,00 tersebut akan memberi dampak yang baik bagi masyarakat Desa Bancamara kedepan. Pihaknya optimis usaha ini akan semakin berkembang, dan jika sudah bisa dibuktikan nantinya akan banyak investor yang melirik potensi usaha home industri di Desanya. Apalagi, sebagian besar ibu-ibu atau kaum perempuan di Desa Bancamara, tidak tinggal diam berpangku tangan dengan hanya berkutat dengan kegiatan rumah tangga. Namun, sebagian banyak diantaranya justeru selalu sibuk dengan usaha, seperti membuka usaha home industri, meracang dan sebagainya. Sementara Ketua Kelompok Wanita Mawar Merah, Miswatul, mengaku sangat bersyukur dengan modal yang diberikan kepada kelompoknya. Pihaknya bersama anggotanya akan berupaya untuk meningkatkan usaha dan pendapatan anggotanya. Bahkan, dapat berkembang dari usaha yang dilakukan sebelumnya. ( Ren, Esha )