Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-03-2010
  • 512 Kali

Potensi Panen Gabah Kering Musim Ini Bisa Naik 7,2 Ton/Hektar

News Room, Selasa ( 23/03 ) Melihat pola tanam yang baik dan musim yang cukup bersahabat pada musim tanam 2009-2010 ini, ada kemungkinan potensi hasil tanaman padi akan meningkat dari tahun sebelumnya. Jika tahun 2009 potensi hasil panen gabah kering rata-rata mencapai 6,9 ton / hektar, tahun ini dimungkinkan akan bertambah menjadi 7,2 ton/ hektar, bahkan lebih. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Produksi Pertanian, Ir. H. Satam, M.Si ketika ditemui News Room, Selasa (23/03). Bahkan hal itu sudah dibuktikan dengan hasil panen padi jenis Ciherang di Desa Kacongan beberapa hari lalu, bisa mencapai 9,3 ton/hektar gabah kering. “Itu menunjukkan pola tanam yang dilakukan oleh petani sudah cukup bagus. Bahkan ternyata penggunaan pupuknya juga lebih banyak ke pupuk organik ketimbang an organik,”ujar H. Satam. Dijelaskan, seperti yang dilaksanakan kelompok tani Mekar Melati Desa Paberasan yang banyak memanfaatkan areal tanam di Desa Kacongan, sebanyak 25 hektar rata-rata menghasilkan 9,3 ton/hektar dengan penggunaan pupuk organik 1,5 ton, Ponska sebanyak 300 kilogram, dan Pupuk Urea hanya sebanyak 100 kilogram. Diakui, pada musim hujan pertama ini memang baru 2 Desa yang melaksanakan panen, yakni di Desa Peberasan dan Desa Kacongan Kecamatan Kota. Sedangkan di daerah lain, seperti di Kecamatan Lenteng, Manding, Gapura dan sebagainya, kemungkinan dalam 2 minggu depan ini sudah mulai panen. Hanya saja, ada beberapa daerah yang mengalami penurunan produksi padi, yakni di Kecamatan Batang-batang dan Batuputih, karena kemungkinan faktor lahan dan cuaca, serta hama yang menyerang. Namun, dari areal tanam sekitar 27.141 hektar di Kabupaten Sumenep yang terealisasi tahun 2009, sudah bisa mencapai 80 persen kebutuhan pangan di Kabupaten Sumenep terpenuhi, dan kekurangannya dipenuhi jagung sebagai makanan, yang juga memiliki kandungan karbohidrat cukup bagus. ( Ren, Esha )