News Room, Kamis ( 19/08 ) Potensi pohon kelapa yang ada di Kabupaten Sumenep perlu terus dilakukan upaya untuk ditingkatkan dan dicari terobosan untuk menjadi sebuah peluang usaha yang bagus. Salah satu upaya yang dilakukan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sumenep, untuk memberdayakan para petani yang banyak bergerak dibidang perkebunan kelapa, untuk lebih memaksimalkan produksinya agar bisa menghasilkan produk yang lebih baik dan memiliki prospek bisnis yang cerah. Diantaranya, dengan memberdayakan petani untuk mengolah kelapa menjadi bahan yang memiliki nilai jual lebih, seperti halnya potensi kelapa di kabupaten Lumajang, yang memiliki perusahaan pembuat gula kelapa terbesar di jawa Timur. “Sebab, jika dilihat dari potensi yang dimiliki di Kabupaten Sumenep malah memiliki potensi bahan baku yang tidak kalah dengan daerah lain,”ujar Kepala Bidang Agribisnis, Ir. Agus Suprayogi. Ditambahkan, sebelum melakukan pengembangan gula kelapa di Sumenep, pihaknya berencana akan mengajak para petani untuk mengetahui dan bisa mempelajari dari dekat bagaimana mengembangkan usaha gula kelapa dan sekaligus bagaimana mengembangkan hingga menembus pasar nasional bahkan internasional. Menurutnya, 2 kelompok tani yang selama ini sudah melakukan produktifitas yakni, kelompok tani yang ada di Desa Batang-batang Daya Kecamatan Batang-batang dan di Desa Lapa Taman Kecamatan Dungkek. Selama ini 2 kelompok tani ini baru memproduksi gula kelapa untuk kebutuhan pesanan lokal. Karena itu, diharapkan setelah mendapat pelatihan khusus dan modal yang kuat bisa lebih memiliki pangsa pasar yang lebih luas. "Untuk sementara ini kami fokus pada dua kelompok tani yang selama ini memang sudah memproduksi gula kelapa meskipun baru sebatas home industri dan memproduksi masih tergantung pesanan,"pungkasnya. ( Ren, Esha )