Media Center, Kamis ( 13/07 ) Penyesuaian mutu pendidikan terhadap masyarakat Sumenep sangat
dibutuhkan hard skill (keterampilan teknis) yang lebih bersifat
mengembangkan Intellegence Quotient (IQ). Sedangkan kemampuan soft skill
yang tertuang dalam Emotional Quotient (EQ) Spritual Quotient (SQ)
sangat kurang pembelajaran di berbagai sekolah. Bahkan
lebih menekankan terhadap perolehan nilai ulangan maupun ujian disinilah
pentingnya pendidikan yang kuat.
Hal tersebut disampaikan Humas
SMA Negeri 2 Sumenep, H. Zaini Asis, M.Pd kepada Media Center, Kamis
(13/07) di ruang kerjanya.
Ia mengatakan, masyarakat Sumenep harus
mampu menyongsong budaya lokal dalam rangka mempertahankan budaya di tengah arus reformasi yang sedang menggelora.
Selain itu, pendidikan merupakan kawah candra dimuka bagi setiap
generasi untuk menambah rasa cinta terhadap budaya. Pihaknya juga
menginginkan generasi di masa yang akan datang berubah menjadi generasi
yang serba diplomasi dan dikomersialkan. ( JuP-01,
Fer )