Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-01-2005
  • 674 Kali

PRAMUKA HARUS MEMILIKI USAHA

Sumenep-Infokom News Room : Kegiatan Pramuka yang selama ini, dinilai masyarakat hanyalah bermain, tepuk, berkemah, berbaris dan sebagainya, seharusnya persepsi itu harus sudah dihapus sejak dulu, sebab kegiatan Pramuka yang sebenarnya sudah mulai mencari terobosan-terobosan untuk mencetak kader-kader pemuda yang mandiri dan berjiwa serta berprilaku tegas dalam mencari jati diri. Hal itu diungkapkan Ketua Kwarcab Pramuka Sumenep, Drs. H. Hasan Mudhari, MM disela-sela kegiatan Seminar “Memilih Bisnis Kedua Tanpa Meninggalkan Pekerjaan Utama� yang diselenggarakan di Sekretariat Kwarcab Sumenep, Sabtu (15/01). Menurut Hasan Mudhari, pihaknya mengajak para pengurus Pramuka dan adik-adik usia penegak dan pandega yang sudah saatnya membuka jaringan usaha untuk memperoleh penghasilan yang bagus. Sehingga kegiatan Pramuka tidak hanya dianggap sekedar latihan tepuk tangan, berbaris dan sebagainya. “Pada tahun 2005 ini kita mencoba dengan menjalin hubungan dan kerja sama dengan para pemilik jaringan usaha�, ungkapnya. Ketua Kwarcab yang juga ulet berbisnis ini menuturkan, dengan kerjasama bersama unit usaha yang ada, melakukan bisnis sendiri atau menjadi pelantara bagi anggota Pramuka, tidaklah sulit, sebab di Pramuka sendiri sudah terbiasa dengan kegiatan yang penuh tantangan. Sehingga sebagian hasilnya nanti bisa dipergunakan untuk menunjang kegiatan-kegiatan Pramuka lainnya. Sebab selama ini Kwarcab masih banyak bergantung bantuan dari Pemkab Sumenep dalam melaksankan kegiatan yang dilakukan. Meski tidak sepenuhnya 100 persen mandiri, bantuan Pemkab tetap diperlukan, namun perlu sebuah usaha mandiri yang harus terus diupayakan sebagai dana tambahan dalam setiap kegiatan. Hal itu juga untuk mendidik adik-adik mandiri dan tidak bergantung hanya kepada bantuan. ( Ren, Esha )