Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-12-2012
  • 377 Kali

Pramuka Harus Tunjukkan Ikhlas Bhaktinya Kepada Masyarakat

News Room, Sabtu ( 29/12 ) Sebanyak 300 Pramuka Penegak-Pandega utusan Gugus Depan (Gudep) SMA, Perguruan Tinggi, dan Satuan Karya se Kabupaten Sumenep, mengikuti Perkemahan Bhakti Penegak Pandega 2012 yang diselenggarakan Kwartir Cabang Sumenep, di Bumi Perkemahan Lapangan Desa Lobuk Kecamatan Bluto, sejak 28 hingga 30 Desember 2012. Drs. H. Yayak Nurwahyudi, M.Si pada pembukaan Kemah Bhakti, Jum’at sore (28/12) berharap para peserta Kemah Bhakti Penegak Pandega tersebut akan mampu menunjukkan ikhlas bhaktinya sebagai anggota Pramuka ditengah-tengah masyarakat, sehingga tujuan kegiatan tersebut sesuai yang diharapkan. “Sebab, Pramuka terus dituntut untuk membentuk karakter anak bangsa, agar memiliki jiwa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab yang besar kepada masyarakat,”ujarnya. Diakui Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ini, tantangan Pramuka kedepan harus mampu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, kecakapan, serta meningkatkan mental dan fisik yang lebih mantap untuk bekal bergaul dan berintegasi diri ditengah-tengah masyarakat. Sementara Ketua Pelaksana Kemah Bhakti Penegak-Pandega Sumenep, H. Ibnu Farid, S.Pd menjelaskan, melalui kegiatan perkemahan Pramuka dengan melaksanakan bhakti kepada masyarakat, akan berdampak positif terhadap image Pramuka yang selama ini kurang diminati para pemuda. “Melalui kegiatan Kampoeng Bersih, bhakti rumah kumuh, penanaman bibit pohon, dan berbagai kegiatan bhakti lainnya, akan merangsang masyarakat untuk bangga menjadikan putra-putrinya sebagai Pramuka.”tambahnya. Dijelaskan, kegiatan kemah bhakti tersebut mendapat support dari Propinsi Jawa Timur melalui bantuan dana dari Dispora Jatim. Untuk itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Kwarcab Sumenep ini berharap, dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk tahun-tahun mendatang akan lebih mendapat perhatian khusus. “Sebab kami akui, selama ini sulitnya Pramuka menggelar kegiatan karena terkendala dana, mudah-mudahan dengan dimasukkannya Pramuka pada kurikulum sekolah yang digagas Mendiknas nantinya betul-betul terwujud,”pungkasnya. ( Ren, Esha )