Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-09-2010
  • 557 Kali

Pramuka Kwarda Jawa Timur Lakukan Supervisi Di Sumenep

News room, Kamis ( 23/09 ) Guna memantau perkembangan pembinaan Pramuka di tingkat Kwartir Cabang, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur melaksanakan supervisi, sehingga diharapkan hasil potret kegiatan dan pembinaan Pramuka dimasing-masing Kabupaten dan Kota di Jatim akan menjadi informasi penting bagi Kwarda Jatim dalam melihat perkembangan Pramuka dalam setahun ini. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Kwarda Jatim, Drs. H. AR. Purwadi sekaligus Ketua Tim Supervisi Zona III Kwarda Jatim, disela-sela kegiatan supervisi, Kamis (23/09) di Sekretariat Kwarcab Sumenep Jl. Payudan Barat 5 Pabian. “Dari hasil pemantauan kami, nantinya akan dipaparkan pada kegiatan Musda Jatim nanti, sejauhmana perkembangan pmbinaan Pramuka yang sudah dilaksanakan selama ini,”ujarnya. Pihaknya juga bersyukur, Kwarcab Sumenep saat ini sudah memiliki Sekretariat Kwarcab meskipun keberadaaannya masih bersifat pinjam pakai ke Pemkab Sumenep, namun kedepan diharapkan dapat memiliki Kantor sendiri, sehingga perkembangan pembinaan Pramuka yang dilaksanakan para pelatih hingga para pembina Pramuka di Gusus Depan, dapat berjalan dengan baik. Dijelaskan, kegiatan supervisi tersebut pada dasarnya bukan sebuah lomba, namun merupakan bentuk evaluasi, sejauhmana kegiatan Pramuka melaksanakan metode kepramukaan yang sebenarnya, sehingga kegiatan Pramuka tidak lagi dianggap hanya sekedar bermain, namun merupakan kegiatan pilihan untuk menyelamatkan anak bangsa dari berbagai perilaku negatif. Sementara itu Ketua Kwarcab Sumenep, Drs. H. Hasan Mudhari, MM berharap hasil supervisi dari Kwarda Jatim tersebut dapat lebih memberikan semangat para pengurus lainnya, untuk lebih giat pengabdikan diri di Pramuka. Dan diharapkan pula dukungan dari Pemerintah dan masyarakat untuk berkembangnya pembinaan Pramuka hingga di Gusus Depan. “Sebab kami akui, Pramuka memerlukan dana yang tidak sedikit untuk melaksanakan berbagai program kerja, sementara bantuan yang ada selama ini belum memadai untuk melaksanakan semua kegiatan,”tambahnya. ( Ren, Esha )