News Room, Sabtu ( 27/10 ) Berdasarkan catatan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumenep, petani garam setempat untuk sementara telah memproduksi garam rakyat sebanyak 158.596 ton. "Itu merupakan jumlah sementara yang merupakan gabungan dari garam rakyat yang diproduksi petani yang mendapat bantuan dana dari program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar) maupun yang tidak,"kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumenep, Ir. Moh. Jakfar, MM, Sabtu (27/10). Produksi sementara garam rakyat yang dihasilkan petani yang tergabung dalam kelompok penerima dana Pugar adalah 123.133 ton. "Sementara garam rakyat yang diproduksi oleh petani yang tidak mendapat dana Pugar, sebanyak 35.463 ton,"terangnya. Moh. Jakfar mengungkapkan, sesuai informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), awal musim hujan di Sumenep diperkirakan pada akhir Nopember 2012 mendatang. "Jadi, masih ada waktu bagi petani untuk memproduksi garam rakyat, karena itu produksi garam rakyat di Sumenep kemungkinan besar akan terus bertambah hingga di atas 158.596 ton. Dan, kami yakin target produksi garam rakyat oleh kelompok penerima dana Pugar sebanyak 138.690 ton, bisa tercapai,"ungkapnya. Untuk petani garam rakyat yang telah menerima dana Pugar terdapat 263 kelompok. ( Nita, Esha )