News Room, Kamis ( 09/01 ) Dalam pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Sumenep, Dinas Kesehatan berharap para pelayan kesehatan dibawah, khsususnya di Puskesmas-Puskesmas harus berhati-hati dan berupaya mengetahui secara teknis pelaksanaan program jaminan kesehatan yang baru diterapkan tahun 2014 ini. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Anugerah Rizka Rahadi, M.Si kepada News Room, Kamis (09/01) berharap, pemberian pelayanan untuk pemegang kartu Jamkesmas dan Askes yang memang sesuai dengan rujukannya, tetap harus dilakukan dengan teliti dan mengikuti petunjuk yang ada. “Pada prinsipnya memang program berbeda, namun dalam teknis pelayaan tetap harus dilakukan semaksimal mungkin, sehingga program tersebut sesuai dengan harapan bersama,”ungkapnya. Yang jelas, adanya program yang baru, tentu petugas belum sepenuhnya mengerti dan paham betul, utamanya terkait dengan administrasi. Jadi, sedikit banyak tentu akan lebih menyita waktu para petugas dibawah. Namun, yang terpenting tetap harus ada komunikasi yang insentif, agar kebijakan tetap dilaksanakan sebaik-baiknya. Untuk itu Rizka juga berharap PT. Askes yang berubah BPJS sendiri, terus mensosialisasikan program jaminan sosial kesehatan tersebut, baik kepada para petugas kesehatan maupun masyarakat pemilik kartu BPJS. Yang dilakukan secara periodik, sehingga tidak terjadi kendala dan hambatan, bisa diatasi dengan baik. “Jika petugas kami tetap menjalani sesuai aturan dan mekanisme yang ada. Sedikit hambatan mesti ada, karena jika dulu semua pemegang Jamkesmas bisa berobat dimana saja, namun saat ini menyesuaikan dengan daftar tempatnya,”tambahnya. ( Ren, Esha )